Iskanofis Tinjau SDN 22 Parambahan, Janji Bawa Aspirasi ke Disdikpora.

Iskanofis Tinjau SDN 22 Parambahan, Janji Bawa Aspirasi ke Disdikpora.

Redaksi

Bukit Sundi,SumbarMaju, com.— Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Solok, Iskanofis, SP, meninjau langsung kondisi SDN 22 Parambahan di Jorong Suduik, Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momen penyerapan aspirasi dari guru dan murid yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana pendidikan.Selasa, 12/5/2026.

Dalam kunjungan itu, Kepala SDN 22 Parambahan, Agusfinal, S.Pd., menyampaikan kondisi sekolah yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia menjelaskan bahwa saat ini sekolah hanya memiliki empat ruang kelas, sementara ruang guru, kepala sekolah, hingga dapur terpaksa disatukan dalam satu ruangan.


“Kami sangat membutuhkan tambahan ruang kelas. Kondisi sekolah sudah lama seperti ini. Sudah beberapa kali dikunjungi, tetapi belum ada realisasi. Kami berharap ini bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Agusfinal.


Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah siswa saat ini telah mencapai lebih dari 60 orang, sehingga kebutuhan ruang belajar menjadi sangat mendesak. Dalam praktiknya, satu ruangan bahkan digunakan untuk tiga kelas sekaligus, sehingga proses pembelajaran tidak dapat berjalan optimal.


Selain ruang kelas, pihak sekolah juga berharap adanya penambahan ruang majelis guru, ruang kepala sekolah, ruang UKS, perpustakaan, serta perbaikan fasilitas penunjang seperti jalan menuju sekolah, air bersih, dan jaringan listrik yang memadai. Kondisi mobiler sekolah pun disebut sudah banyak yang rusak, termasuk papan tulis yang tidak lagi layak pakai.


Keluhan serupa juga disampaikan langsung oleh para guru dan murid kepada Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Solok dalam kesempatan tersebut, mencerminkan besarnya harapan terhadap perbaikan fasilitas pendidikan di sekolah itu.


Menanggapi kondisi tersebut, Iskanofis menyampaikan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan, namun kondisi seperti SDN 22 Parambahan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.


“Dengan keterbatasan anggaran tentu dilakukan bertahap. Tapi kondisi seperti ini harus menjadi prioritas. Nanti akan kita koordinasikan dan panggil Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga untuk RDP,” tegasnya.


Iskanofis juga langsung menghubungi pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga melalui sambungan telepon di lokasi untuk menyampaikan kondisi riil sekolah tersebut. Ia menilai, turun langsung ke lapangan penting agar setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.


Selain menyerap aspirasi, Iskanofis juga memberikan motivasi kepada para guru dan murid agar tetap semangat dalam menjalankan proses pendidikan meski dalam keterbatasan fasilitas.


Suasana haru sempat terlihat saat ia menyaksikan langsung kondisi ruang belajar dan fasilitas sekolah yang sudah tidak memadai. 


Sebagai bentuk kepedulian, Iskanofis juga memberikan bantuan pribadi untuk pembelian beberapa papan tulis baru yang dibutuhkan sekolah.

Ia berharap kunjungan tersebut menjadi langkah awal percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di SDN 22 Parambahan melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah.


“Turun ke lapangan seperti ini sangat penting agar kita benar-benar mengetahui kondisi sebenarnya dan bisa memperjuangkannya di tingkat kebijakan,” tutupnya.(Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar