Padang Panjang.SumbarMaju.com – Kamaruddin Amin meresmikan gedung baru Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang yang dirangkaikan dengan peresmian sejumlah madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) hasil pembiayaan SBSN Tahun 2025, Jumat (08/05).
Peresmian gedung tersebut ditandai dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya operasional kantor baru.
Kehadiran gedung representatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan administrasi publik.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Kanwil Kemenag Sumatera Barat, unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Kota Padang Panjang, para kepala Kankemenag kabupaten/kota se-Sumatera Barat, rektor perguruan tinggi keagamaan, tokoh agama, pimpinan BUMN, serta organisasi kemasyarakatan.
Sebagai tuan rumah, Kepala Kankemenag Kota Padang Panjang Mukhlis M. bersama seluruh jajaran ASN menyambut langsung kedatangan rombongan Sekjen Kemenag RI. Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut.
Selain meresmikan kantor baru Kemenag Padang Panjang, Kamaruddin Amin juga menandatangani prasasti pembangunan sejumlah unit madrasah yang didanai SBSN Tahun 2025, yakni MTsN 2 Limapuluh Kota, MTsN 3 Sijunjung, MTsN 1 Kepulauan Mentawai, serta MIN 7 Agam.
Sementara itu, unit KUA yang turut diresmikan meliputi KUA Patamuan, KUA Tiumang, KUA Pancung Soal, dan KUA Sangir Balai Janggo.
Dalam sambutannya, Mukhlis M. menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap penguatan sarana dan prasarana pelayanan keagamaan di daerah. Menurutnya, pembangunan ini menjadi bukti nyata komitmen menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, nyaman, dan profesional.
Ia berharap keberadaan gedung baru tersebut dapat menjadi pusat pelayanan umat yang modern dan humanis, sekaligus meningkatkan semangat kerja seluruh ASN di lingkungan Kemenag Padang Panjang.
Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi penguatan layanan Kementerian Agama Republik Indonesia di Padang Panjang, sekaligus mendorong kemajuan pelayanan publik berbasis keagamaan di Sumatera Barat.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar