Padang Pariaman, SumbarMaju.com — Komitmen memperkuat pendidikan madrasah di Sumatera Barat kembali ditegaskan dalam momentum Wisuda Purna Siswa Generasi 8 MAN Insan Cendekia Padang Pariaman yang berlangsung khidmat, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Nyayu Khodijah, didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa, serta Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Tan Gusli.
Dalam sambutannya, Mustafa menegaskan bahwa penguatan madrasah menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Kementerian Agama menuju masyarakat yang rukun, cerdas, dan maju menyongsong Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, berbagai langkah terus dilakukan Kanwil Kemenag Sumbar untuk mendorong kemajuan madrasah, mulai dari penjaringan siswa baru, penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP), hingga memfasilitasi berbagai lomba, olimpiade, dan pengembangan bakat siswa.
Selain itu, madrasah di Sumbar juga diperkuat melalui program unggulan seperti tahfiz Al-Qur’an, bilingual bahasa Arab dan Inggris, robotik, literasi, integrasi sains dan Islam, madrasah digital, madrasah riset, program inklusi, hingga pendidikan keterampilan.
“Madrasah hari ini terus berkembang. Tidak hanya menguatkan pendidikan agama, tetapi juga mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan zaman,” ujar Mustafa di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Sementara itu, Nyayu Khodijah dalam orasi ilmiahnya mengingatkan para lulusan agar terus belajar dan menjaga akhlak sebagai kekuatan utama lulusan madrasah.
Ia menilai madrasah memiliki keunggulan karena mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan pembinaan karakter.
Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian MAN Insan Cendekia Padang Pariaman yang dinilai sebagai salah satu madrasah unggulan di Sumatera Barat. Para lulusan diminta terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin dan memanfaatkan peluang di era teknologi yang semakin terbuka.
Selain semangat belajar, Nyayu berpesan agar seluruh siswa tetap berbakti kepada orang tua dan senantiasa memberikan yang terbaik di bidang masing-masing. Menurutnya, kesuksesan harus dibarengi sikap hormat kepada keluarga dan kepedulian terhadap masyarakat.
Wisuda Generasi 8 tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, komite madrasah, pengawas madrasah, para orang tua wali siswa, serta seluruh siswa kelas XII yang mengikuti prosesi pelepasan. Momentum ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah dan masyarakat Sumatera Barat.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar