Padang. SumbarMaju. Com – Lima siswa asal Kabupaten Solok mengikuti kegiatan Orientasi Promosi Kesehatan Bagi Siswa di Tatanan Sekolah tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Edotel Minangkabau SMKN 6 Padang, 7 hingga 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan generasi muda dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan sekolah.
Kelima siswa yang mewakili Kabupaten Solok berasal dari beberapa sekolah menengah atas.
Mereka adalah Denil Aulia Rahim dari SMAN 1 X Koto Singkarak, Raditya Jibran Ramadhan dari SMAN 1 Kubung, Aqila Neva dari SMAN 2 Sumatera Barat, Nur Ainy dari SMAN 1 Gunung Talang, dan Atiqah Fairuz Yuza dari SMAN 2 Gunung Talang.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya mendorong keterlibatan pelajar dalam program promosi kesehatan di sekolah. Para peserta diberikan berbagai materi terkait pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit menular, kesehatan remaja, serta pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang sehat.
Ketua MKKS SMA Kabupaten Solok, Patrismon, saat dihubungi awak media menyampaikan bahwa kegiatan Orientasi Promosi Kesehatan Bagi Siswa ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pola hidup sehat sejak dini.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, membentuk karakter peduli kesehatan, serta menyiapkan siswa sebagai pelopor dan agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Ia menilai program ini sangat penting untuk mendorong terciptanya sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Kepala SMAN 1 Kubung, Aurora Rustam, menambahkan bahwa keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang akan menambah wawasan serta kepedulian peserta didik terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekolah.
Ia berharap siswa yang mengikuti kegiatan itu dapat menjadi teladan bagi teman-temannya, serta mampu mengajak seluruh warga sekolah untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Patrismon juga mengapresiasi keikutsertaan siswa-siswi asal Kabupaten Solok dalam kegiatan tingkat provinsi tersebut. Ia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dan pengalaman selama orientasi, lalu menularkannya kepada teman-teman di sekolah sehingga budaya hidup sehat semakin tumbuh di kalangan pelajar.
Selain menerima materi, peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai kondisi kesehatan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan serta pelopor hidup sehat di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang peduli kesehatan, aktif mengampanyekan pola hidup sehat, dan mampu menciptakan suasana sekolah yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.( Yef)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar