Bidang Keperawatan RSUD Mohammad Natsir Luncurkan Inovasi “PECEL LELE”, Skill Perawat Meningkat Pesat

Bidang Keperawatan RSUD Mohammad Natsir Luncurkan Inovasi “PECEL LELE”, Skill Perawat Meningkat Pesat

Redaksi

SOLOK – Bidang Keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Natsir Kota Solok terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi tenaga keperawatan. Salah satunya dengan meluncurkan program inovasi internal “PECEL LELE” (Pelayanan Cepat melalui Selasa Belajar).

Program ini dihadirkan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan klinis para perawat, terutama dalam memberikan pelayanan kepada pasien dengan kondisi intensif dan kritis.


Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, FINASIM, mengatakan pada Selasa (7/7/2026), peningkatan kompetensi tenaga keperawatan merupakan bagian penting dalam upaya rumah sakit menghadirkan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.


“Melalui inovasi pembelajaran berkelanjutan ini, diharapkan kemampuan perawat semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat,” ujarnya.


Inovasi PECEL LELE dirancang dengan sistem pelatihan terstruktur selama dua bulan. Pada tahap pertama, selama satu bulan para perawat mengikuti pendalaman teori di dalam kelas. Kemudian dilanjutkan selama satu bulan berikutnya dengan praktik klinis langsung kepada pasien.

Kegiatan pembelajaran dilakukan secara rutin setiap hari Selasa sebagai wadah peningkatan kapasitas dan penyegaran ilmu bagi tenaga keperawatan.


Materi yang diberikan dalam program ini mencakup berbagai kompetensi penting dalam perawatan pasien kritis, di antaranya teknik pembacaan Elektrokardiogram (EKG) untuk memantau aktivitas jantung, analisis keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh, optimalisasi sistem oksigenasi, hingga tata laksana komprehensif dalam perawatan pasien kritis.


Setelah melewati tahap teori, para perawat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh melalui praktik klinis di dua ruangan kritis utama, yakni High Care Unit (HCU) dan Cardiovascular Care Unit (CVCU).


Penempatan langsung di ruang HCU dan CVCU ini bertujuan agar perawat dapat beradaptasi dengan situasi kedaruratan yang sesungguhnya di lapangan. Dengan pengalaman praktik tersebut, perawat diharapkan semakin siap menghadapi berbagai kondisi pasien kritis serta mampu mengambil tindakan secara cepat, tepat, dan sesuai standar pelayanan.


Penerapan inovasi PECEL LELE memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan tenaga keperawatan. Pascapelatihan, keterampilan klinis serta tingkat respons keperawatan para perawat RSUD Mohammad Natsir dilaporkan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.


Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko fatalitas medis, mempercepat proses pemulihan pasien, serta mengoptimalkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, khususnya bagi pasien dengan kondisi kritis di RSUD Mohammad Natsir Kota Solok. (Dioni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar