Solok – RSUD Mohammad Natsir terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang keperawatan. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah CARE BERSAMA Q (Cegah dan Rawat Dekubitus Berkelanjutan Secara Mandiri Berbasis QR Code), sebuah inovasi pelayanan publik berbasis digital yang bertujuan membantu mencegah dan merawat luka dekubitus pada pasien tirah baring.
CARE BERSAMA Q menghadirkan transformasi edukasi kesehatan melalui pemanfaatan teknologi QR Code yang memungkinkan keluarga pasien mengakses video edukasi secara mudah dan praktis. Melalui media digital tersebut, keluarga mendapatkan pengetahuan mengenai langkah-langkah pencegahan serta perawatan luka dekubitus yang dapat diterapkan secara mandiri, baik selama pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun setelah kembali ke rumah.
Sasaran utama inovasi ini adalah pasien dengan kondisi tirah baring dan keluarga pasien sebagai mitra utama dalam keberlanjutan perawatan.
Edukasi diberikan oleh tenaga kesehatan selama masa perawatan di rumah sakit, kemudian dilanjutkan secara mandiri oleh keluarga melalui video edukasi yang dapat diakses kapan saja menggunakan QR Code.
Inovasi CARE BERSAMA Q dikembangkan berdasarkan permasalahan tingginya risiko luka dekubitus pada pasien tirah baring.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dicegah dan ditangani dengan baik, termasuk risiko infeksi berat seperti sepsis. Sebelumnya, edukasi kepada keluarga masih dilakukan secara manual dan berulang sehingga membutuhkan waktu serta belum tersedia media pembelajaran digital yang dapat digunakan kembali setelah pasien pulang.
Melalui inovasi ini, RSUD Mohammad Natsir berupaya meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, memperkuat keselamatan pasien, serta mendukung penerapan transformasi digital di bidang kesehatan.
Pelaksanaan CARE BERSAMA Q dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi penggunaan media edukasi berbasis QR Code kepada perawat, pemberian edukasi langsung kepada keluarga pasien mengenai pencegahan dan perawatan luka dekubitus, mengajarkan cara memindai QR Code untuk mengakses video edukasi, hingga mendorong keluarga menerapkan langkah-langkah pencegahan dan perawatan secara mandiri di rumah setelah pasien pulang.
Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, FINASIM, mengatakan pada Selasa (7/7/2026), bahwa inovasi CARE BERSAMA Q merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan keperawatan yang lebih efektif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Melalui CARE BERSAMA Q, kami berupaya memberikan kemudahan bagi keluarga pasien dalam memperoleh edukasi yang tepat mengenai pencegahan dan perawatan luka dekubitus. Edukasi tidak hanya berhenti saat pasien berada di rumah sakit, tetapi dapat dilanjutkan secara mandiri di rumah dengan bantuan media digital yang mudah diakses,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan perawatan pasien tirah baring. Dengan adanya media edukasi berbasis QR Code, keluarga memiliki panduan yang dapat dipelajari kembali kapan saja sehingga mampu berperan aktif dalam menjaga keselamatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Penerapan inovasi ini memberikan dampak positif terhadap pelayanan keperawatan. Kompetensi perawat dalam memberikan edukasi semakin meningkat, proses edukasi menjadi lebih efektif dan berkelanjutan, pemahaman keluarga pasien semakin baik, serta risiko terjadinya luka dekubitus pada pasien tirah baring dapat diminimalkan. (Dioni)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar