Pelayanan dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes di RSUD M. Natsir

Pelayanan dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes di RSUD M. Natsir

Redaksi

Solok — Bidang Keperawatan RSUD M. Natsir terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui peluncuran program SIDIA (Sistem Edukasi Terpadu pada Pasien Diabetes Melitus). Inovasi ini difokuskan pada pemberian edukasi terpadu kepada pasien dan keluarga guna meningkatkan pemahaman tentang penyakit diabetes melitus.

Program SIDIA hadir sebagai respons terhadap masih tingginya angka kasus dan komplikasi diabetes melitus. RSUD M. Natsir sebagai rumah sakit rujukan regional di Sumatera Barat mencatat lebih dari 150 kasus diabetes setiap tahunnya. Kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga menjadi salah satu faktor utama tingginya angka kunjungan ulang pasca perawatan.


Direktur RSUD Mohammad Natsir Solok, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, FINASIM, mengatakan pada Selasa (7/7/2026), inovasi SIDIA merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan sekaligus memperkuat peran edukasi bagi pasien.


“Inovasi ini tidak hanya membantu pasien memahami penyakitnya, tetapi juga mendorong kemandirian dalam pengelolaan diabetes di rumah, sehingga dapat menekan risiko komplikasi,” ujarnya.


Melalui inovasi ini, pasien dan keluarga diberikan edukasi komprehensif mengenai diabetes melitus, mulai dari pengenalan penyakit, pengelolaan pola makan, hingga pencegahan komplikasi. Edukasi disampaikan secara langsung oleh perawat selama masa perawatan, serta didukung dengan media video dan leaflet yang dapat diakses kapan saja oleh pasien dan keluarga.


Penerapan SIDIA dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi edukasi, sosialisasi kepada tenaga perawat di ruang interne, pelaksanaan edukasi langsung, hingga pemberian akses media edukasi kepada pasien. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi dan pemahaman pasien.


Dengan adanya SIDIA, peran perawat sebagai edukator semakin optimal. 

Pasien diharapkan menjadi lebih mandiri dalam mengelola penyakitnya di rumah, sehingga mampu menekan risiko komplikasi, mengurangi angka kunjungan ulang, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.


Inovasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUD M. Natsir dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif bagi masyarakat. (Dioni)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar