SOLOK — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Natsir Kota Solok menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk SIPANDA-INAP (Survei Kepuasan Pasien Rawat Inap Berbasis QR Code) sebagai upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, FINASIM, mengatakan pada Selasa (7/7/2026), inovasi ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan berbasis digital sekaligus mendorong partisipasi aktif pasien dalam memberikan penilaian terhadap layanan rumah sakit.
Inovasi ini digagas oleh bidang keperawatan sebagai bentuk transformasi pelayanan melalui pemanfaatan teknologi digital. SIPANDA-INAP kini telah mulai diterapkan di seluruh ruang rawat inap RSUD Mohammad Natsir setelah melalui tahapan perencanaan dan uji coba.
Melalui sistem ini, pasien maupun keluarga pasien dapat memberikan penilaian terhadap pelayanan rumah sakit secara langsung menggunakan ponsel dengan memindai (scan) QR Code yang tersedia di setiap ruang rawat inap.
Penerapan inovasi ini dilakukan di lingkungan RSUD Mohammad Natsir Solok, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang berlokasi di Kota Solok. Seluruh unit pelayanan rawat inap menjadi sasaran pelaksanaan survei kepuasan berbasis digital guna memperoleh masukan secara cepat, akurat, dan berkelanjutan.
Kehadiran SIPANDA-INAP dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan survei kepuasan pasien di ruang rawatan.
Sebelumnya, survei belum dilakukan secara rutin setiap bulan, tingkat partisipasi pasien masih rendah, serta proses rekapitulasi data memerlukan waktu yang cukup lama sehingga evaluasi pelayanan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Dengan SIPANDA-INAP, proses survei menjadi lebih praktis. Pasien cukup memindai QR Code melalui ponsel, kemudian mengisi formulir kepuasan secara digital. Hasil survei akan tersimpan secara otomatis dan dapat dipantau secara real time oleh manajemen rumah sakit sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan. (Dioni)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar