Solok – RSUD Mohammad Natsir terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan rehabilitasi medik melalui inovasi yang melibatkan keluarga pasien secara aktif. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah KELUAR TOL (KELuarga terLibatkan dan teredUkasi secARa optimal dalam pelaksanaan Terapi Okupasi Lanjutan), sebuah program berbasis digital yang bertujuan membantu orang tua dalam menjalankan home program terapi okupasi bagi anak dengan gangguan tumbuh kembang.
Direktur RSUD Mohammad Natsir Kota Solok, dr. Elvi Fitraneti, Sp.PD, FINASIM, mengatakan pada Selasa (7/7/2026), inovasi KELUAR TOL merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses serta memperkuat keterlibatan keluarga dalam proses penyembuhan dan perkembangan pasien.
“Melalui inovasi ini, keluarga tidak hanya menjadi pendamping pasien, tetapi juga menjadi bagian penting dalam keberhasilan program terapi. Edukasi yang diberikan secara digital diharapkan dapat membantu orang tua melaksanakan stimulasi terapi secara tepat dan berkelanjutan di rumah,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah anak dengan gangguan tumbuh kembang dan perilaku menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan rehabilitasi medik.
Berbagai kondisi seperti Autism Spectrum Disorder (ASD), Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), gangguan perilaku dan emosional, hingga gangguan belajar membutuhkan stimulasi yang dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung perkembangan kemampuan sensori, motorik, konsentrasi, regulasi emosi, interaksi sosial, serta kemandirian anak.
Namun, peningkatan kebutuhan layanan terapi tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan optimalnya pelaksanaan terapi lanjutan di rumah. Sebagian orang tua masih mengalami kendala dalam memahami jenis stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Edukasi home program yang sebelumnya banyak diberikan secara lisan maupun melalui catatan sederhana sering kali membuat keluarga kesulitan mengingat tahapan terapi yang harus dilakukan secara tepat.
Keterbatasan waktu konsultasi bersama terapis juga menjadi salah satu hambatan dalam memastikan seluruh keluarga memahami teknik stimulasi secara maksimal. Kondisi tersebut dapat berdampak pada pelaksanaan terapi di rumah yang belum berjalan secara konsisten dan belum sepenuhnya sesuai dengan target perkembangan anak.
Untuk menjawab tantangan tersebut, RSUD Mohammad Natsir menghadirkan inovasi KELUAR TOL dengan memanfaatkan media digital Linktree sebagai sarana edukasi dan pendampingan keluarga. Melalui satu tautan digital, orang tua dapat mengakses berbagai informasi, panduan, serta contoh aktivitas terapi sederhana yang telah disusun secara terstruktur sesuai kebutuhan anak.
Media edukasi digital ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui tautan Linktree Okupasi Terapi RSUD Mohammad Natsir. Kehadiran inovasi ini memberikan kemudahan bagi keluarga untuk memahami dan menerapkan stimulasi terapi secara mandiri di rumah.
Selain sebagai media informasi, KELUAR TOL juga menjadi sarana penghubung komunikasi antara terapis dan keluarga pasien. Dengan keterlibatan aktif keluarga, proses terapi tidak hanya berlangsung saat kunjungan ke rumah sakit, tetapi dapat terus berlanjut secara konsisten dalam lingkungan rumah sebagai bagian dari keseharian anak.
Penerapan inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak, membantu mempercepat pencapaian target terapi, serta mengurangi ketergantungan terhadap sesi terapi tatap muka.
Melalui KELUAR TOL, RSUD Mohammad Natsir menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan rehabilitasi medik yang lebih inovatif, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pasien serta keluarga. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi antara tenaga kesehatan dan keluarga demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (Dioni)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar