Dentuman Musik Marcing Band Menggema, Rombongan SMKN 3 Payakumbuh Tampil Mencuri Perhatian

Dentuman Musik Marcing Band Menggema, Rombongan SMKN 3 Payakumbuh Tampil Mencuri Perhatian

Redaksi

Payakumbuh, Sumbarmjau.com - Dentuman musik marching band menggema di sepanjang Jalan Sudirman, Kota Payakumbuh. Langkah-langkah tegap berpadu dengan gerakan atraktif, sementara sorak-sorai dan tepuk tangan penonton pecah menyambut setiap aksi yang ditampilkan.

Suasana itu mewarnai Pawai Alegoris dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Payakumbuh pada Selasa (18/8/2026) lalu.

Di tengah lautan peserta dan masyarakat yang memadati ruas jalan hingga kawasan Tugu Adipura, rombongan SMKN 3 Payakumbuh tampil mencuri perhatian. Marching band sekolah tersebut tampil dengan konsep yang penuh warna dan energi, menghadirkan atraksi yang membuat suasana pawai semakin meriah.

Sebanyak 113 peserta turut ambil bagian dalam barisan SMKN 3 Payakumbuh. Mereka terdiri dari pasukan Paskibraka, barisan Bhinneka Tunggal Ika, serta personel marching band yang melibatkan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, MTs hingga SMA/SMK.


Mengenakan kostum bergaya Matador, para peserta tampil gagah dan penuh percaya diri. Gerakan yang terkoordinasi, irama musik yang enerjik, serta sejumlah atraksi yang dinamis membuat barisan SMKN 3 Payakumbuh seakan memiliki panggung sendiri di tengah kemeriahan pawai.


Setiap kali atraksi ditampilkan, tepuk tangan penonton langsung bergemuruh. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias menyaksikan penampilan tersebut. Sebagian bahkan mengabadikan momen itu menggunakan telepon seluler mereka.


Bagi para peserta, tampil di hadapan puluhan ribu penonton tentu bukan perkara sederhana. Di balik penampilan yang terlihat begitu sempurna, terdapat proses latihan panjang yang menuntut kedisiplinan, kekompakan, ketekunan, serta mental yang kuat.


Satu gerakan harus dilakukan secara serempak. Satu ketukan musik harus mampu diikuti dengan tepat. Tidak boleh ada keraguan ketika seluruh barisan sudah berada di hadapan masyarakat.


Karena itulah, penampilan marching band SMKN 3 Payakumbuh tidak sekadar menjadi hiburan dalam pawai. Atraksi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana pendidikan karakter dapat tumbuh melalui seni, musik, kedisiplinan, dan kerja sama.


Kepala SMKN 3 Payakumbuh, Dra. Wismarni, M.M juga menyampaikan rasa bangga dan puas atas penampilan para peserta didiknya di acara pawai tersebut, ujarnya Minggu (23-8-2026).


Ia juga menilai, penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa siswa SMKN 3 Payakumbuh memiliki potensi yang tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni, kreativitas, kedisiplinan, keberanian, dan kemampuan bekerja dalam sebuah tim.


Kemudian kebanggaan yang serupa juga disampaikan oleh pembina marching band SMKN 3 Payakumbuh, Syafwan Hadinata, S.Sn. dan Fitria Gusti, S.Sn.


Menurutnya, kedua penampilan para peserta merupakan hasil dari proses latihan dan kerja keras yang dilakukan secara konsisten. Kekompakan yang terlihat saat tampil di hadapan masyarakat tidak datang secara instan, melainkan dibangun melalui latihan demi latihan.


Pada Pawai Alegoris HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya menjadi panggung yang tidak hanya meriah, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.


Di tengah kibaran Merah Putih, suara musik, dan gemuruh masyarakat, para pelajar SMKN 3 Payakumbuh menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam banyak bentuk: melalui karya, kreativitas, disiplin, keberanian, dan prestasi.


Dia acara Pawai Alegoris, Marcing Band SMKN 3 Payakumbuh tidak hanya berjalan melewati Jalan Sudirman.


Mereka membawa energi, kebanggaan, dan semangat generasi muda yang dipersembahkan untuk kemerdekaan.


Terdengar dentuman musiknya menggema, atraksinya memukau, dan sorak-sorai puluhan ribu penonton, ini menjadi saksi bahwa semangat Merah Putih masih menyala kuat di dada generasi muda Payakumbuh. (H-4-M)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar