Tali Kasih Perlu Dirajut, FKPPI Solok Raya Takziah ke Rumah Duka Afrizal M. Zein di Kayu Aro

Tali Kasih Perlu Dirajut, FKPPI Solok Raya Takziah ke Rumah Duka Afrizal M. Zein di Kayu Aro

Redaksi

KAYU ARO, SumbarMaju.com — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Solok Raya. 

Seorang senior sekaligus sosok yang dikenal bagian dari keluarga besar FKPPI, Afrizal M. Zein, telah berpulang ke rahmatullah pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 00.05 WIB, di RS M. Natsir Solok.

Kepergian almarhum yang akrab disapa Bang Kumis bukan sekadar kehilangan bagi keluarga, tetapi juga meninggalkan ruang duka di hati keluarga besar FKPPI. Sosok yang selama ini hadir dalam berbagai kegiatan bersama, kini hanya menyisakan kenangan, cerita dan doa dari orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.


Sebagai bentuk tali kasih dan kepedulian, jajaran FKPPI PC 0314 Kota Solok bersama FKPPI PC 0309 Kabupaten Solok mendatangi rumah duka di Kayu Aro. Kehadiran tersebut menjadi tanda bahwa dalam keluarga besar FKPPI, rasa persaudaraan tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi tetap hadir ketika salah seorang saudara sedang berduka.


Hadir di rumah duka Sekretaris PC 0314 Kota Solok Yondri Faizal M. beserta jajaran, serta dari FKPPI PC 0309 Kabupaten Solok di antaranya Omon Aristo selaku Wakil Ketua, Bendahara Weni Irnaliza dan sejumlah pengurus lainnya. Mereka datang bukan hanya untuk menyampaikan ucapan belasungkawa, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.


Sekretaris PC 0314 Kota Solok, Yondri Faizal M., menyampaikan rasa turut berdukacita yang mendalam. Menurutnya, keluarga besar FKPPI telah kehilangan seorang panutan, kakak sekaligus senior yang selama ini memiliki tempat tersendiri dalam kebersamaan FKPPI Solok.


“Kita kehilangan seorang panutan, kakak dan senior dalam FKPPI Solok. Beliau turut aktif dalam setiap momen kegiatan yang diadakan secara bersama dengan mengatasnamakan FKPPI Solok Raya. 


Banyak kebersamaan yang telah kita lalui bersama beliau, dan semua itu akan menjadi kenangan yang tidak mudah dilupakan,” ungkap Yondri.


Bagi Yondri, sosok Bang Kumis bukan sekadar nama dalam organisasi. Ia adalah bagian dari perjalanan panjang kebersamaan FKPPI Solok Raya. Di tengah dinamika organisasi, almarhum selalu berusaha hadir dalam berbagai kegiatan bersama. Karena itu, kepergiannya terasa begitu dalam bagi mereka yang pernah mengenal dan berinteraksi dengannya.


Bendahara FKPPI Kabupaten Solok, Weni Irnaliza, turut menambahkan bahwa kehadiran di rumah duka merupakan tanda kebersamaan dan kepedulian sesama keluarga besar FKPPI. 


Sembari memberikan sumbangsih tali kasih, ia menyampaikan bahwa apa yang diberikan mungkin tidak seberapa nilainya, namun merupakan bentuk ketulusan dan kepedulian sesama anak pejuang.

“Ini adalah tanda kebersamaan dan tali kasih kita sebagai sesama anak pejuang. 


Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberi kesabaran dan keikhlasan, dan almarhum Bang Afrizal M. Zein mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.


Sementara itu, Omon Aristo, Wakil Ketua FKPPI PC 0309 Kabupaten Solok, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Afrizal M. Zein. Ia berharap seluruh keluarga besar FKPPI dapat memaafkan segala kekhilafan almarhum selama hidupnya dan bersama-sama mendoakan agar Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi almarhum.


Kepergian Bang Kumis mengingatkan seluruh keluarga besar FKPPI bahwa waktu kebersamaan tidak pernah diketahui kapan berakhir. Hari ini kita masih dapat duduk bersama, berbincang dan bergurau, namun esok salah seorang dari kita mungkin hanya tinggal nama yang disebut dalam doa. Karena itu, tali silaturahmi dan persaudaraan harus terus dirajut selagi masih diberi kesempatan.


Keluarga besar FKPPI Solok Raya menyampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni seluruh dosa dan khilaf Afrizal M. Zein, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan.


Selamat jalan, Bang Kumis. Namamu mungkin telah pergi bersama waktu, tetapi kenangan, pengabdian dan kebersamaanmu bersama keluarga besar FKPPI Solok Raya akan tetap hidup dalam ingatan dan doa.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar