KABUPATEN SOLOK, SumbarMaju.Com – Semangat meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Solok terus mendapat perhatian. Tidak hanya fokus pada penguatan pendidikan di daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok mulai memperluas jejaring hingga ke mancanegara.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jabatan Pendidikan Tinggi Terengganu, Malaysia.Kamis, 20/8/2026.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi lahirnya berbagai program pendidikan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi madrasah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, MA, menyebut kerja sama internasional merupakan bagian dari upaya membuka cakrawala baru bagi dunia pendidikan madrasah.
Menurutnya, madrasah harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan tetap mempertahankan karakter dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khasnya.
“Kerja sama ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi harus ada program nyata yang bisa dirasakan oleh madrasah, guru dan siswa,” kata Dedi Wandra.
Ia menilai, hubungan dengan lembaga pendidikan di Terengganu memberikan peluang bagi madrasah di Kabupaten Solok untuk saling bertukar pengalaman, informasi dan gagasan dalam bidang pendidikan.
Tidak hanya menyangkut proses belajar mengajar, kerja sama tersebut juga dapat dikembangkan melalui kegiatan siswa, pertukaran budaya, pengenalan potensi daerah serta berbagai aktivitas positif lainnya.
Sejumlah madrasah di Kabupaten Solok turut menjadi bagian dari langkah tersebut, di antaranya MTsN 1 Solok, MTsN 2 Solok, MTsN 3 Solok, MTsN 4 Solok dan MTsN 5 Solok.
Keterlibatan madrasah diharapkan mampu menciptakan ruang interaksi baru bagi peserta didik. Mereka dapat mengenal lingkungan pendidikan di Malaysia sekaligus memperkenalkan budaya dan potensi Kabupaten Solok kepada pelajar di Terengganu.
Bagi tenaga pendidik, kerja sama tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan memperoleh inspirasi dalam pengembangan metode pembelajaran.
Kemenag Kabupaten Solok optimistis hubungan kelembagaan yang telah dibangun dapat berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang. Berbagai program bersama diharapkan dapat disusun secara bertahap sesuai kebutuhan madrasah.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan madrasah membutuhkan keterbukaan dan keberanian membangun jaringan yang lebih luas. Dengan kolaborasi internasional, madrasah di Kabupaten Solok diharapkan semakin maju, inovatif dan mampu melahirkan generasi yang memiliki wawasan global.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar