Orientasi PPPK 2026, Kemenag Kota Solok Siap Hadirkan Pelayanan yang Berdampak.

Orientasi PPPK 2026, Kemenag Kota Solok Siap Hadirkan Pelayanan yang Berdampak.

Redaksi

SOLOK KOTA.SumbarMaju.com— Jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok bersama peserta PPPK Tahap 2 dan PPPK Paruh Waktu mengikuti Pembukaan Orientasi PPPK Tahun 2026 secara virtual di Aula Abu Bakar Siddiq Kantor Kemenag Kota Solok, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pusbangkom MKMB BDK Padang tersebut menjadi momentum penting bagi para pegawai baru untuk memahami nilai, etika, serta tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Pembukaan orientasi secara nasional diikuti sebanyak 23.088 peserta dan dibuka secara resmi oleh Kepala BMBPSDM Kementerian Agama RI, Hj. Musyarrafah Amin.

Dalam arahannya, Menteri Agama RI, H. Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, transparan, mudah diakses dan solutif.


Menteri Agama mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. 


ASN Kementerian Agama juga dituntut menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, menghargai keberagaman dan memperkuat semangat persaudaraan.

Pesan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta PPPK Kemenag Kota Solok agar menjadikan orientasi sebagai pijakan awal dalam menjalankan tugas dan pengabdian sebagai ASN.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, saat dihubungi awak media menyampaikan bahwa orientasi PPPK merupakan momentum penting untuk membangun pemahaman dan kesiapan para pegawai dalam menjalankan tugas sebagai ASN.


Ia berharap seluruh peserta mengikuti orientasi dengan sungguh-sungguh, memahami nilai-nilai dasar ASN, serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


“Jadilah ASN yang hadir untuk memberikan manfaat. Layani masyarakat dengan ramah, cepat, transparan dan penuh tanggung jawab. Apa yang kita kerjakan hendaknya benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar H. Amril.


Menurutnya, tugas ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab yang luas. Tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan, tetapi juga pelayanan keagamaan, pendidikan, pembinaan umat serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.


“Orientasi ini jangan hanya dipandang sebagai kewajiban formal. Jadikan sebagai bekal untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi dan memperkuat komitmen pengabdian. Kita ingin ASN Kemenag Kota Solok menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, adaptif dan bekerja dengan hati,” tambahnya.


H. Amril menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Kemenag Kota Solok dalam menghadirkan Kemenag Berdampak, di mana setiap program dan pelayanan harus mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.


“Ukuran keberhasilan kita adalah ketika masyarakat merasakan kehadiran dan manfaat pelayanan Kementerian Agama. Karena itu, mari kita bekerja dengan ikhlas, memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.


Dengan mengikuti orientasi tersebut, para PPPK diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman terhadap tugas dan aturan kedinasan, tetapi juga memiliki karakter sebagai ASN yang ramah, responsif, profesional dan berorientasi pada pelayanan.


Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Kota Solok untuk terus memperkuat kualitas pelayanan sekaligus mewujudkan ASN yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Solok.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar