SMAN 3 Solok Selatan Sulap Sampah Plastik Jadi Karya, Sabet Juara 1 Pawai Alegoris HUT RI ke-81

SMAN 3 Solok Selatan Sulap Sampah Plastik Jadi Karya, Sabet Juara 1 Pawai Alegoris HUT RI ke-81

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Solok Selatan — Kreativitas siswa SMAN 3 Solok Selatan berhasil mencuri perhatian dalam perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mengusung pesan lingkungan yang kuat, sekolah tersebut sukses meraih Juara 1 Pawai Alegoris tingkat Kabupaten Solok Selatan.

Pawai yang diikuti SMAN 3 Solok Selatan mengangkat tema “Merdeka dari Sampah Plastik, Generasi Z untuk Solok Selatan Hijau, Bersih, Berkelanjutan.” Tema tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui penampilan kreatif para siswa dengan memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan utama berbagai karya.


Sampah plastik yang biasanya berakhir menjadi limbah disulap menjadi pakaian dan ornamen pawai bernilai seni. Penampilan tersebut sekaligus menjadi pesan edukatif bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan melibatkan generasi muda.

Kepala SMAN 3 Solok Selatan, Chen Chen Putri Ayu, S.Pd., M.Si., mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar sekolah. Menurutnya, kemenangan itu bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga bagaimana siswa mampu menyampaikan pesan kepedulian lingkungan melalui kreativitas.


“Prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya dan berinovasi. Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda bisa menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan,” ujar Chen Chen Putri Ayu kepada awak media, Senin (17/8/2026).


Ia berharap semangat yang ditampilkan dalam pawai dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan kesadaran untuk memilah serta mengelola sampah.


Penyerahan hadiah Juara 1 Pawai Alegoris dilaksanakan dalam Upacara Bendera HUT RI ke-81 di Lapangan GOR Rimbo Tangah. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala SMAN 3 Solok Selatan.


Capaian ini menjadi bukti bahwa kreativitas siswa tidak hanya mampu menghasilkan prestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana menyampaikan pesan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.


SMAN 3 Solok Selatan membuktikan: dari sampah bisa lahir karya, dari kreativitas tumbuh kepedulian, dan dari generasi muda lahir harapan untuk Solok Selatan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar