Sumbarmaju. Com, Kab. Solok — Pengelolaan dana umat oleh BAZNAS Kabupaten Solok kembali menjadi sorotan. Memasuki Semester I 2026, lembaga tersebut membuka laporan pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS), termasuk rincian penerimaan dan realisasi pada sejumlah bidang.
Secara keseluruhan, kas ZIS masuk ditambah sisa tahun 2025 mencapai Rp3.961.148.918, dengan total realisasi sebesar Rp2.718.253.000 hingga Juni 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Solok Drs. H. Edwar menyampaikan, keterbukaan laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, khususnya para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan dana ZIS kepada BAZNAS.
“Dana yang kami kelola merupakan amanah dari masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Edwar pada Sabtu (12/09/2026).
Berdasarkan rincian laporan, dana ZIS tersebut direalisasikan melalui sejumlah bidang yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Untuk bidang pendidikan, kas ZIS masuk ditambah sisa tahun 2025 tercatat sebesar Rp2.688.744.903, dengan realisasi mencapai Rp1.076.488.000.
Sementara pada bidang kemanusiaan, kas ZIS masuk ditambah sisa 2025 tercatat Rp905.291.156, sedangkan realisasinya mencapai Rp1.284.510.000. Angka realisasi yang lebih besar dari kas masuk ditambah sisa tersebut menunjukkan adanya dukungan pembiayaan dari saldo atau sumber dana sesuai mekanisme pengelolaan ZIS.
Kemudian, bidang ekonomi mencatat kas ZIS masuk ditambah sisa 2025 sebesar Rp85.758.168, dengan realisasi sebesar Rp62.825.000.Untuk bidang kesehatan, tercatat kas ZIS masuk ditambah sisa sebesar Rp171.327.718, dengan realisasi mencapai Rp177.505.000. Sedangkan bidang dakwah dan advokasi memiliki kas ZIS masuk ditambah sisa 2025 sebesar Rp110.026.975, dengan realisasi sebesar Rp116.925.000.
Rincian tersebut memperlihatkan bahwa dana ZIS tidak hanya dihimpun, tetapi juga digerakkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kemanusiaan, penguatan ekonomi, kesehatan hingga dakwah dan advokasi.
Edwar menegaskan, kepercayaan muzaki dan donatur merupakan amanah yang harus terus dijaga. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Solok berkomitmen memperkuat tata kelola sekaligus memastikan dana ZIS memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Keterbukaan laporan keuangan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat dan menyalurkan infak maupun sedekah melalui BAZNAS.
Dengan semangat “Mengelola Amanah, Menebar Manfaat,” BAZNAS Kabupaten Solok terus mendorong pengelolaan dana umat yang terbuka, bertanggung jawab dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar