Dari Keteladanan hingga Inovasi, Kemenag Kota Solok Dorong Guru PAI Terus Bertumbuh.

Dari Keteladanan hingga Inovasi, Kemenag Kota Solok Dorong Guru PAI Terus Bertumbuh.

Redaksi

SUMBARMAJU.COM | KOTA SOLOK — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, H. Amril, mendorong para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat keteladanan, serta mengembangkan inovasi pembelajaran dalam membentuk karakter generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan H. Amril saat membuka kegiatan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG GPAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kota Solok yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 63 guru PAI.


Penguatan peran guru PAI menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah. Guru tidak hanya bertanggung jawab menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk akhlak peserta didik.

Keteladanan guru menjadi salah satu fondasi utama dalam proses pendidikan karakter. Sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, dan peduli perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari agar dapat menjadi contoh nyata bagi peserta didik.

Di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola belajar generasi muda, guru PAI juga dituntut untuk terus beradaptasi.


 Penguasaan materi perlu diimbangi dengan kreativitas dalam memilih metode pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.


Melalui KKG GPAI, para guru memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman, berbagi praktik pembelajaran, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pendidikan di sekolah masing-masing.


Forum ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kompetensi profesional dan pedagogis guru, sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat berlangsung lebih efektif dan mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik.


Inovasi pembelajaran menjadi salah satu aspek yang perlu terus dikembangkan. Materi keagamaan hendaknya tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi juga diarahkan pada pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Dengan pendekatan pembelajaran yang tepat, pendidikan agama diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan keagamaan, tetapi juga berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.


Keterlibatan 63 guru PAI SD se-Kota Solok dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kualitas pendidikan agama di tingkat sekolah dasar.


Kementerian Agama Kota Solok terus mendorong pengembangan kapasitas guru agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis. 

Peningkatan kompetensi, penguatan karakter, dan pembaruan metode pembelajaran perlu berjalan beriringan.


Melalui kegiatan KKG GPAI, diharapkan lahir semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan di kalangan guru PAI, sehingga mereka semakin optimal menjalankan amanah pendidikan dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai agama.

( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar