TALANG BABUNGO, KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Solok mengukuhkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Ahad (18/10/2026), di Masjid Baitussafah, Nagari Talang Babungo.
Pengukuhan ini menjadi momentum kebangkitan kembali gerakan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam memperkuat dakwah serta pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat Dr. Bahtiar, M.Ag., Ketua PDM Kabupaten Solok Darman, BA, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Solok Hj. Mursyidah, S.Pd., Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talang Babungo, pengurus masjid, tokoh masyarakat, undangan, serta simpatisan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Ketua PCM Talang Babungo terpilih, Drs. Imam Abrar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masyarakat Talang Babungo telah mengenal Muhammadiyah sejak generasi orang tua mereka. Walaupun secara struktural organisasi sempat tidak aktif, nilai-nilai dan tradisi Muhammadiyah tetap hidup secara kultural di tengah masyarakat.
Imam Abrar mengungkapkan kerinduan masyarakat terhadap kehadiran Muhammadiyah yang kembali aktif di Talang Babungo. Ia menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi dengan warga Persyarikatan di setiap tingkatan.
Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Solok, Darman, BA, dalam kata iftitahnya mengajak seluruh pimpinan cabang yang baru dikukuhkan untuk bersama-sama menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran demi memajukan Muhammadiyah di Kecamatan Hiliran Gumanti, khususnya Nagari Talang Babungo. Ajakan tersebut menjadi dorongan agar kepengurusan baru mampu menghadirkan program nyata yang bermanfaat bagi umat dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pengukuhan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Talang Babungo oleh Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Solok, Hj. Mursyidah, S.Pd. Ia menegaskan bahwa ‘Aisyiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah sekaligus wadah bagi perempuan berkemajuan untuk berkontribusi dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Mursyidah juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam membina keluarga dan mendidik anak.
Menurutnya, perempuan memiliki tanggung jawab besar terhadap tumbuh kembang generasi penerus. Dari keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai kebaikan, diharapkan lahir generasi yang berakhlak mulia dan berkualitas. Ia mengajak seluruh pengurus ‘Aisyiyah menjalankan amanah dengan ikhlas demi mengharapkan rida Allah SWT.
Kehadiran Ketua PWM Sumatera Barat, Dr. Bahtiar, M.Ag., semakin menambah semarak kegiatan tersebut.
Bahtiar mengaku senang dan bangga atas kembali aktifnya Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Hiliran Gumanti. Ia berharap kebangkitan ini menjadi awal penguatan gerakan dakwah dan pengabdian Persyarikatan di tengah masyarakat.
Bahtiar mengingatkan bahwa Talang Babungo memiliki nilai historis bagi Muhammadiyah Sumatera Barat karena merupakan tempat kelahiran dua tokoh sentral Persyarikatan, yakni almarhum Buya Radhit Rahman dan Buya Salmanir. Kedua ulama tersebut dikenal sebagai tokoh yang konsisten dalam perjuangan Muhammadiyah.
Semangat dan keteladanan mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan dakwah.
Lebih lanjut, Bahtiar menjelaskan bahwa bermuhammadiyah berarti berislam, berorganisasi dan berjuang, berdakwah dan bertajdid, berjihad melalui kesungguhan pengabdian, serta berkurban dengan keikhlasan dan kontribusi nyata.
Bermuhammadiyah juga diwujudkan melalui amal usaha sebagai sarana pelembagaan dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa warga Muhammadiyah perlu mengikuti ketentuan organisasi yang telah diputuskan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam pelaksanaan ibadah, khususnya ibadah mahdhah, warga juga diharapkan berpedoman pada tuntunan yang dihimpun dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat, Partito, turut mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ia menyampaikan bahwa Sumatera Barat merupakan wilayah yang rawan bencana sehingga masyarakat perlu meningkatkan pemahaman mengenai potensi risiko dan langkah-langkah mitigasi.
Partito mengimbau warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah agar senantiasa waspada serta membangun kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, pemahaman terhadap potensi dan penyebab bencana menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko dan melindungi masyarakat.
Pengukuhan PCM dan PCA Talang Babungo diharapkan menjadi titik awal penguatan dakwah, pendidikan, pembinaan umat, dan pelayanan sosial di Kecamatan Hiliran Gumanti. Dengan kepengurusan yang telah dikukuhkan, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah diharapkan semakin aktif, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Susunan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Talang Babungo Periode 2022–2027
Drs. Imam Abrar, Imam Marajo — Ketua
Syafrul Amri, Khatib Sampono — Anggota
Febrizal, Malin Sulaiman — Anggota
Weldia Marta, S.T., Hi. — Anggota
Zulhanipah, M.M. — Anggota
Fitri Kasmori, S.Sos., M.Si., Dt. Rajo Nan Gadang — Anggota
Jafrid al — Anggota
Ali Masruri — Anggota
Yemrinal Fadlan, S.E. — Anggota
Susunan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Talang Babungo Periode 2022–2027
Misra Wirna, S.Pd.I. — Ketua
Aida Fitria, S.Pd. — Wakil Ketua
Eltati Yasmi, S.Pd. — Sekretaris
Sutri Elida — Wakil Sekretaris
Gurisa Nirsa, S.Pd. — Bendahara. ( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar