KUPANG,NTT SUMBARMAJU.COM — Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, memberikan dukungan dan semangat kepada kontingen Sumatera Barat yang berlaga dalam ajang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 di Kota Kupang. Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi didampingi Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) NTT, Dr. Asrial Chatib, Aliluddin dan jajaran pengurus DPW IKM dan DPD IKM kota Kupang,Sabtu (17/10/2026).
Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet disabilitas intelektual yang berjuang menunjukkan kemampuan terbaik di berbagai cabang olahraga. Mahyeldi mengapresiasi semangat, kerja keras, dan keberanian para atlet yang membawa nama Sumatera Barat di panggung olahraga nasional.
Memasuki hari kedua pertandingan, kontingen Sumatera Barat mencatatkan hasil sementara yang membanggakan dengan raihan 5 medali emas dan 10 medali perak, sehingga total mencapai 15 medali tanpa perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti perjuangan para atlet dalam menghadapi persaingan di PESONAS II NTT 2026.
Lima medali emas Sumbar berasal dari cabang bocce, tenis meja, atletik, dan sepak bola lima lawan lima.
Pasangan Gading Setiawan dan Jessriyan Vandinata meraih emas bocce ganda putra, Rusdy Noveri menyumbangkan emas tenis meja tunggal, Yulianriko meraih emas tolak peluru, Lailatul Andira meraih emas lempar roket, serta tim sepak bola lima lawan lima mempersembahkan satu medali emas.
Sementara itu, sepuluh medali perak diraih melalui cabang bocce, tenis meja, dan atletik. Bestia Maulana dan Dina Febiola meraih perak bocce tunggal putri, Gading Setiawan pada bocce tunggal putra, serta Metri menyumbangkan perak dari tenis meja nomor tunggal.
Dari cabang atletik, medali perak dipersembahkan oleh Winda pada nomor lari 100 meter, Imel pada tolak peluru, Lailatul Andira pada tolak peluru, Yulianriko pada lempar roket, serta Neldi dan Ravi pada lompat jauh. Sementara itu, Jessriyan Vandinata menempati posisi keempat pada nomor bocce tunggal putra.
Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah memberikan kemampuan terbaiknya.
Menurutnya, setiap medali merupakan hasil kerja keras dan dedikasi, tetapi nilai terbesar terletak pada keberanian, semangat, serta tekad para atlet untuk terus berkembang dan berprestasi.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas capaian yang telah diraih anak-anak kita. Setiap medali merupakan buah dari kerja keras, latihan, semangat, dan perjuangan yang patut
kita apresiasi bersama. Namun, yang paling utama bukan semata-mata jumlah medali, melainkan keberanian mereka untuk bertanding, menunjukkan kemampuan terbaik, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi,” demikian pesan dukungan yang disiapkan untuk pemberitaan.
Mahyeldi berharap seluruh kontingen tetap menjaga semangat, konsentrasi, kekompakan, serta sportivitas dalam menghadapi pertandingan berikutnya. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan pembinaan berkelanjutan agar para atlet memiliki kesempatan yang semakin luas untuk mengembangkan potensi dan mengukir prestasi.
Selain memberikan dukungan kepada atlet, Mahyeldi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada warga Minangkabau di perantauan, khususnya keluarga besar DPW IKM NTT, yang telah memberikan sambutan hangat, perhatian, dan dukungan kepada kontingen Sumatera Barat selama berada di Kota Kupang.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dunsanak Minang di perantauan, khususnya keluarga besar IKM NTT, yang telah menunjukkan kepedulian, kebersamaan, dan rasa persaudaraan kepada kontingen kita. Dukungan ini sangat berarti bagi para atlet, pelatih, pendamping, dan seluruh rombongan Sumatera Barat,” demikian pesan apresiasi yang disiapkan untuk pemberitaan.
Ketua DPW IKM NTT, Dr. Asrial Chatib, turut menyampaikan rasa syukur atas capaian sementara kontingen Sumbar. Saat mendampingi Gubernur Sumatera Barat, ia menyampaikan kepada awak media melalui sambungan telepon seluler bahwa perjuangan para atlet telah membuahkan hasil dari berbagai cabang olahraga.
“Alhamdulillah, perjuangan dunsanak kita, para atlet kontingen Sumatera Barat, telah membuahkan hasil dengan raihan medali dari berbagai cabang olahraga. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, baik masyarakat di kampung halaman, Sumatera Barat, maupun dunsanak Minang yang berada di perantauan, khususnya di Kupang,” ungkap Dr. Asrial Chatib.
Ia berharap dukungan dan doa masyarakat terus mengiringi perjuangan kontingen Sumbar hingga seluruh pertandingan selesai.
Menurutnya, kebersamaan warga Minang di kampung halaman dan rantau merupakan kekuatan yang perlu terus dijaga untuk memberikan motivasi kepada para atlet agar mampu meraih hasil terbaik.
Dukungan pemerintah daerah, keluarga, pelatih, pendamping, serta warga Minang di perantauan menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet. Dengan semangat persaudaraan dan sportivitas, kontingen Sumatera Barat diharapkan terus menorehkan prestasi, menambah perolehan medali, dan mengharumkan nama Ranah Minang pada PESONAS II NTT 2026.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar