Keren! MAN Kota Solok Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif se-Sumbar, Angkat Isu FOMO di Kalangan Pelajar

Keren! MAN Kota Solok Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif se-Sumbar, Angkat Isu FOMO di Kalangan Pelajar

Redaksi


Sumbarmaju. Com, Kota Solok - Kreativitas siswa MAN Kota Solok kembali membuktikan kualitasnya. Lewat sebuah film inspiratif berdurasi 30 menit yang mengangkat persoalan Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan pelajar, tim MAN Kota Solok sukses meraih Juara 2 Lomba Video Kreatif tingkat SMA/SMK/MA se-Sumatera Barat.

Prestasi membanggakan tersebut diumumkan pada Sabtu (7/11/2026) di Aula Kampus 1 UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kompetisi ini diselenggarakan oleh HMPS Bimbingan dan Konseling UIN Mahmud Yunus Batusangkar dengan tema “Creative, Inspire, Impact: Berkarya Kreatif di Era Digital”.


Dalam perlombaan tersebut, tim MAN Kota Solok memilih mengangkat isu FOMO, sebuah fenomena ketika seseorang merasa takut tertinggal tren dan berusaha mengikuti gaya hidup orang lain.

Melalui kisah seorang gadis bernama Aurel, film ini menggambarkan bagaimana seorang anak dari keluarga sederhana terjebak dalam tuntutan gaya hidup yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarganya.Pesan yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan remaja saat ini, terutama di tengah derasnya pengaruh media sosial dan tren digital.


Tim kreatif MAN Kota Solok terdiri dari Keyla Novitri Hasanah (XI.F3) sebagai ketua tim, editor, dan videografer; Rahmatul Masithah (XI.F3) sebagai pemeran utama Aurel; Reciva Kirani (XI.F2); Fhara Hendri Yani (X.E4); serta Muhammad Yazid Hardinata (XI.F3).

Film tersebut juga diperkuat penampilan Nita Oktavianti, S.Pd. sebagai ibu Aurel. Sementara proses pembinaan didampingi guru Sosiologi Zaldi Yanto Anwar, S.Pd. dan guru BK Nindi Imelda, S.Pd.


Perjuangan Semalaman, Air Mata Berbuah Prestasi. Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan perjuangan yang tidak ringan. Proses produksi hingga penyuntingan film menguras waktu dan tenaga. Bahkan, tim harus bekerja semalaman untuk menuntaskan editing agar karya mereka dapat diselesaikan tepat waktu.


Ketua tim, Keyla Novitri Hasanah, mengaku sempat diliputi kecemasan karena khawatir video tidak selesai dan gagal mengikuti kompetisi. “Air mata sempat tumpah karena takut video tidak selesai dan batal tanding. Alhamdulillah, semua lelah berubah jadi haru saat nama MAN Kota Solok diumumkan sebagai Juara 2,” ungkap Keyla.


Kepala MAN Kota Solok, H. Maidison, S.Pd., M.S.H., menyampaikan kepada awak media rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih para siswanya. Menurut Maidison, pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa siswa MAN Kota Solok tidak hanya mampu bersaing dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, inovasi, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.


“Sejak awal saya meyakini potensi besar anak-anak kita. Juara 2 ini membuktikan siswa MAN Kota Solok tidak hanya unggul di akademik, tapi juga kreatif dan kritis menyikapi isu sosial seperti FOMO di era digital,” ujar Maidison.


Senada dengan itu, Waka Kesiswaan, Leni Elfida, S.Kom., turut memberikan apresiasi atas kolaborasi siswa dan guru yang telah menghasilkan karya inspiratif hingga mampu mengharumkan nama madrasah di tingkat Sumatera Barat.


Pihak madrasah berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan kreativitas siswa agar semakin banyak prestasi yang dapat diraih pada berbagai ajang kompetisi.


Prestasi ini bukan sekadar raihan juara, tetapi juga menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu menghadirkan karya kreatif yang menghibur sekaligus membawa pesan edukasi bagi generasi muda.


Dari ruang kelas hingga panggung prestasi, MAN Kota Solok kembali membuktikan bahwa kreativitas dan kerja keras mampu membawa nama madrasah bersinar di tingkat provinsi. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar