Bundo Kanduang Kab. Agam Ajak Bundo Kanduang Nagari Batu Kambiang, Melestarikan dan Menjaga Adat Istiadat Minangkabau di Agam.

Bundo Kanduang Kab. Agam Ajak Bundo Kanduang Nagari Batu Kambiang, Melestarikan dan Menjaga Adat Istiadat Minangkabau di Agam.

Redaksi

Agam Sumbar- Bundo Kanduang Kabupaten Agam Sumatera Barat, Yenni Andri Warman ajak Bundo Kanduang Nagari Batu Kambiang untuk melestarikan dan menjaga adat istiadat minangkabau di Kabupaten Agam.

“Bundo kanduang memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat di Minangkabau selaku “Sumarak dalam Nagari” yang menjaga adat dan budaya minangkabau.


Agar nantinya tidak habis dimakan oleh zaman,”ujar Bundo Yenni Andri Warman saat menjadi narasumber dalam peningkatan kapasitas Bundo kanduang.

Hal itu disampaikan di Aula Kantor Walinagari Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, Juma’at (29/9/2023).



Pada kesempatan tersebut, Bundo Yenni menyampaikan beberapa materi yang berkaitan adat minangkabau dengan peranan Bundo Kanduang, tantangan perempuan dalam pelestarian dan pengembangan adat dan budaya minangkabau.


Kemudian, penanaman akhlak di minangkabau, langgam kato nan ampek, sifat padusi dan sumando, sumbang 12 (duo baleh) dan adat sopan santun orang minangkabau.


Menurut Bundo Yenni, materi tersebut tepat untuk disampaikan mengingat pada zaman digital para generasi muda telah banyak yang tidak paham dengan adat minangkabau yang sebenarnya.


“Disinilah peranan kita sebagai bundo kanduang, sebagai pusek jalo kumpulan tali artinya, bundo kanduang mampu menjadi tempat berhimpunnya keluarga besar,”katanya.


Ditambahkannya, bundo kanduang mesti mampu menjadi percontohan dari para pemuda dan pemudi minang baik dalam bersikap kepada sumando ataupun adat sopan satun orang minangkabau.


“Untuk padusi kita harus mengajarkan tentang sumbang 12 yang berarti 12 larangan untuk padusi, langgam kato nan ampek, sifat padusi dan adat sopan santun orang minangkabau,”tuturnya.


Sedangkan untuk lelaki minang katanya, diajarkan langgam kato nan ampek dan adat sopan santu orang minangkabau.


Diakhir materinya, Bundo Yenni berharap melalui kegiatan peningkatan kapasitas tersebut maka ilmu dan wawasan serta kualitas dari Bundo Kanduang Nagari Batu Kambing akan meingkat.


“Mari kita ajarkan ilmu dan wawasan yang dimiliki sebagai bundo kanduang kepada generasi penerus sehingga nantinya Kabupaten Agam bisa menjadi Agam yang berbudaya dan berbudi luhur,”ungkapnya.( Syafrianto )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar