Aurizal S.Pd Tinjau Pembangunan Irigasi Guak Rantau, Petani Koto Baru Sambut dengan Harapan Besar

Aurizal S.Pd Tinjau Pembangunan Irigasi Guak Rantau, Petani Koto Baru Sambut dengan Harapan Besar

Redaksi

Solok, SumbarMaju.com – Anggota DPRD Kabupaten Solok, Aurizal S.Pd, kembali menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat dengan turun langsung meninjau pengerjaan irigasi Guak Rantau di Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung,Sabtu.06/09/2025.

 Kunjungan ini dilakukan pada September 2025, di tengah semangat masyarakat yang menanti tuntasnya pembangunan infrastruktur vital bagi sektor pertanian tersebut.


Proyek irigasi Guak Rantau masuk dalam APBD Kabupaten Solok Tahun 2025 melalui Pokok-Pokok Pemikiran (Pokir) DPRD. Program ini lahir dari aspirasi petani yang selama bertahun-tahun mengeluhkan sulitnya ketersediaan air, terutama saat musim kemarau panjang.


“Pembangunan irigasi ini murni hasil aspirasi rakyat yang kita perjuangkan. Pokir DPRD adalah cerminan suara masyarakat. Karena itu, proyek ini harus dikerjakan dengan baik dan hasilnya dirasakan langsung oleh petani,” ujar Aurizal di sela peninjauan.


Aspirasi Petani Jadi Prioritas


Nagari Koto Baru memiliki hamparan sawah yang luas. Potensinya besar, tetapi keterbatasan air membuat banyak petani tidak bisa maksimal mengolah lahan. Pada musim kemarau, sawah yang semestinya produktif berubah kering. Tidak sedikit petani terpaksa mengurangi masa tanam, bahkan ada yang mengalami gagal panen.


Kondisi inilah yang berkali-kali disuarakan masyarakat dalam pertemuan reses DPRD. Dorongan itu akhirnya diperjuangkan hingga menjadi salah satu prioritas dalam APBD 2025. Kini, dengan pembangunan irigasi Guak Rantau, harapan besar pun tumbuh di kalangan petani.


“Kalau nanti irigasi sudah jalan, kami bisa tanam lebih teratur, hasil panen pun bisa meningkat. Ini sangat berarti bagi kami yang hidup dari sawah,” ungkap salah seorang petani yang ikut mendampingi kunjungan.


Pengawasan DPRD Dipertegas


Aurizal menegaskan, peran DPRD bukan hanya memperjuangkan anggaran, tapi juga memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai aturan. Karena itu, ia turun langsung ke lapangan untuk melihat progres pekerjaan.


“Fungsi pengawasan ini penting. Kita ingin pekerjaan selesai tepat waktu, sesuai kontrak, dan dengan kualitas terbaik. Jangan ada yang asal-asalan, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.


Ia juga mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran daerah adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Menurutnya, masyarakat tidak hanya butuh pembangunan cepat, tapi juga berkualitas.


Pertanian Sebagai Pilar Ekonomi Solok


Kabupaten Solok dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Sumatera Barat. Keberhasilan sektor pertanian berarti langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, infrastruktur seperti irigasi Guak Rantau sangat menentukan keberlangsungan ekonomi warga.


Aurizal menegaskan dirinya akan terus mengawal pembangunan di sektor pertanian. “Kalau pertanian maju, maka roda ekonomi masyarakat juga bergerak. Petani bisa hidup lebih sejahtera, anak-anak bisa sekolah dengan baik, dan nagari pun berkembang. Itu sebabnya sektor ini harus jadi prioritas,” ujarnya dengan tegas.


Wakil Rakyat yang Hadir di Tengah Masyarakat


Peninjauan irigasi Guak Rantau menjadi bukti bahwa seorang wakil rakyat bukan hanya berbicara di ruang sidang DPRD. Aurizal hadir langsung, mendengar keluhan, melihat kondisi lapangan, dan memastikan proyek yang lahir dari aspirasi benar-benar berjalan.


Menurutnya, amanah masyarakat harus dijaga dengan kerja nyata. “DPRD itu hadir bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk rakyat yang mempercayakan suara. Jadi saya akan selalu berusaha mendengar, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi mereka. Pembangunan irigasi Guak Rantau ini salah satu contohnya,” kata Aurizal.


Harapan untuk Masa Depan


Dengan tuntasnya pembangunan irigasi Guak Rantau nanti, petani Koto Baru diharapkan bisa lebih mandiri dalam mengelola sawah. Ketersediaan air akan membuat masa tanam lebih terjamin, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak.


Bagi masyarakat, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol bahwa suara mereka benar-benar didengar dan diwujudkan. “Insya Allah kalau irigasi ini selesai, manfaatnya akan langsung terasa di sawah kami,” ucap seorang warga penuh harap.


Aurizal pun menutup kunjungannya dengan pesan sederhana namun penuh makna: “Amanah rakyat adalah prioritas. Selama saya dipercaya di DPRD, saya akan terus berjuang agar pembangunan di Kabupaten Solok benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.”( Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar