Resmi Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi, Ny. Dona Ramadhani Diharapkan Jadi Motor Penggerak Gerakan Membaca di Kota Solok

Resmi Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi, Ny. Dona Ramadhani Diharapkan Jadi Motor Penggerak Gerakan Membaca di Kota Solok

Redaksi

Solok Kota, SumbarMaju.com –Semangat membangun budaya membaca di tengah derasnya arus teknologi digital kembali ditegaskan Pemerintah Kota Solok. Senin (8/9/2025), bertempat di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra resmi mengukuhkan Ny. Dona Ramadhani sebagai Bunda Literasi Kota Solok.

Pengukuhan yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Reffendi, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemko Solok. Suasana acara berlangsung khidmat, sarat makna, dan penuh optimisme.


Literasi sebagai Gerakan Peradaban


Dalam sambutannya, Wali Kota Ramadhani menegaskan bahwa literasi adalah pintu masuk bagi kemajuan sebuah bangsa. Literasi bukan hanya sekadar membaca buku, tetapi juga tentang membangun daya pikir kritis, menambah wawasan, memperluas cakrawala pengetahuan, serta membentuk karakter bangsa yang kuat.


> “Hari ini kita mengukuhkan Bunda Literasi Kota Solok, sebuah peran strategis yang diharapkan mampu menggerakkan gerakan membaca dari keluarga hingga masyarakat luas. Melalui sosok Bunda Literasi, kita ingin menanamkan kecintaan terhadap buku sejak dini, membiasakan menulis, serta menjadikan literasi sebagai gaya hidup masyarakat Kota Solok,” ujar Wako.




Ia menambahkan bahwa Bunda Literasi bukan sekadar simbol atau gelar semata. Lebih dari itu, sosok Bunda Literasi adalah teladan, penggerak, sekaligus motivator bagi masyarakat. Melalui kiprahnya, diharapkan tumbuh ekosistem literasi yang kuat—dari rumah tangga, sekolah, hingga ruang-ruang publik—yang menjadikan literasi sebagai kebutuhan sehari-hari.


Kunjungan Perpustakaan Capai 19.333 Orang


Pengukuhan Bunda Literasi kali ini juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan capaian luar biasa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok. Berdasarkan data terbaru, kunjungan masyarakat ke perpustakaan pada bulan Agustus 2025 saja mencapai 19.333 orang.


> “Angka kunjungan ini bukan hanya statistik, tetapi bukti nyata bahwa masyarakat kita semakin sadar akan pentingnya literasi. Semangat membaca telah tumbuh, dan perpustakaan benar-benar menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat bagi masyarakat Kota Solok,” jelas Wali Kota dengan bangga.




Data tersebut sekaligus membuktikan bahwa keberadaan perpustakaan tidak tergeser oleh era digital. Justru sebaliknya, perpustakaan mampu beradaptasi dan menghadirkan suasana yang nyaman, edukatif, serta diminati masyarakat.


Harapan untuk Generasi Muda


Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya literasi sebagai investasi jangka panjang untuk generasi muda. Dengan literasi, anak-anak Kota Solok diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.


> “Kepada Bunda Literasi yang baru saja dikukuhkan, kami ucapkan selamat menunaikan amanah mulia ini. Semoga langkah dan dedikasi yang ditempuh Ibu Dona Ramadhani menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam membangun generasi yang cinta ilmu pengetahuan, gemar membaca, dan memiliki daya pikir kritis,” tutup Wako.




Literasi Sebagai Tanggung Jawab Bersama


Pengukuhan ini menegaskan bahwa gerakan literasi tidak hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga pendidikan semata, melainkan gerakan bersama yang melibatkan semua elemen masyarakat. Peran orang tua, guru, tokoh masyarakat, komunitas, dan organisasi harus berjalan seiring agar literasi benar-benar menjadi budaya yang hidup.


Dengan dikukuhkannya Ny. Dona Ramadhani sebagai Bunda Literasi Kota Solok, diharapkan gerakan literasi semakin dekat dengan keluarga, lebih akrab dengan anak-anak, serta menyentuh lapisan masyarakat hingga ke akar rumput.


Kota Solok pun menegaskan diri sebagai kota yang tidak hanya religius dan berbudaya, tetapi juga berbasis literasi—menjadikan membaca dan menulis sebagai kekuatan utama dalam membangun peradaban dan masa depan yang gemilang.( Yef  )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar