Sumbarmaju.com_Personil Kodim 0304/Agam Serma Zainil Afri bersama tim SAR dan BPBD Kabupaten Agam bergerak menuju lokasi bencana banjir bandang akibat meluapnya Sungai Batang Manggoe berlokasi di Jorong Toboh dan Jorong Subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam. Kamis, 26 November 2025.
Setibanya di lokasi, personel Kodim bersama tim SAR dan BPBD akan mendirikan tenda pengungsian di Kantor Camat Malalak untuk menampung warga yang terdampak, sekaligus melaksanakan operasi evakuasi lanjutan bagi masyarakat yang masih berada di area rawan.
Banjir bandang yang terjadi telah menyebabkan dua warga diduga hilang terbawa arus, sementara sekitar 50 warga lainnya mengungsi ke Pasar Cimpago dan sejumlah masjid di sekitar lokasi yang dinyatakan aman. Selain itu, bencana ini juga menyebabkan putusnya akses komunikasi, serta kerusakan pada rumah warga dan fasilitas umum yang saat ini masih dalam pendataan.
Situasi tersebut menunjukkan tingginya tingkat ancaman sehingga diperlukan percepatan operasi pencarian, penanganan darurat, pendirian tempat pengungsian tambahan, serta peningkatan kewaspadaan masyarakat di seluruh wilayah Nagari Malalak Timur terhadap potensi banjir susulan.
Hingga kini, identitas dua warga yang hilang masih belum diketahui. Sementara itu, BPBD Kabupaten Agam bersama aparat terkait terus melakukan pencarian korban hilang, pendataan kerusakan, serta pendataan jumlah warga terdampak, termasuk kerusakan pada rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Kerugian materi belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.
Pihak Kecamatan Malalak dan Kodim 0304/Agam menyampaikan bahwa perkembangan situasi bencana ini akan terus dipantau. Setiap perkembangan signifikan akan segera dilaporkan kepada komando atas untuk langkah penanganan berikutnya.( Syaftianto )




Tidak ada komentar:
Posting Komentar