Komisi I DPRD Agam Gelar Rapat Kerja Bersama 13 OPD Mitra Bahas Percepatan Pemulihan Pasca Bencana

Komisi I DPRD Agam Gelar Rapat Kerja Bersama 13 OPD Mitra Bahas Percepatan Pemulihan Pasca Bencana

Redaksi

Sumbarmaju.com_Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam menggelar Rapat Kerja (Raker) strategis bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja di Aula III Gedung DPRD Agam, Senin (12/1). Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi program dan percepatan pemulihan kondisi daerah pasca bencana yang melanda wilayah Kabupaten Agam.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Agam, Dr. Novi Irwan, S.Pd, MM, serta dihadiri oleh anggota Komisi I lainnya, yakni Muhammad Hanafi, SH, Alfian, Marga Indra Putra, S.Pd, dan Masriko Andri.

Dalam arahannya, Dr. Novi Irwan menekankan bahwa penanganan pasca bencana bukan hanya tanggung jawab instansi teknis lapangan semata, melainkan membutuhkan dukungan administratif, legalitas, dan koordinasi dari seluruh OPD di bawah naungan Komisi I.

"Kami meminta kepada seluruh OPD mitra Komisi I untuk mengambil peran aktif dan konkret dalam percepatan pemulihan pasca bencana. Koordinasi antar lini harus diperkuat agar masyarakat terdampak segera mendapatkan pelayanan maksimal," ujar Dr. Novi Irwan.

Rapat kerja ini menghadirkan pimpinan dan perwakilan dari 13 OPD/Bagian yang menjadi mitra kerja Komisi I, antara lain Inspektorat, BKPSDM, DPMPTSP, Disdukcapil, DPMN, Satpol PP & Damkar, serta Kesbangpol.


Selain itu, Komisi I DPRD Agam juga mengundang Sekretariat DPRD, Bagian Hukum, Organisasi, Tata Pemerintahan, Prokopim, dan Bagian Umum dalam rapat kerja tersebut.


Beberapa poin penting yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut meliputi, validasi data terdampak,  Peran Disdukcapil dan DPMN dalam memastikan data warga dan wilayah terdampak akurat untuk penyaluran bantuan.


Selain itu juga Bagian Hukum diminta mempercepat telaah regulasi terkait penggunaan anggaran darurat atau skema bantuan agar tidak menyalahi aturan. Satpol PP dan Damkar diminta tetap siaga dalam fase transisi pemulihan, sementara BKPSDM memastikan distribusi aparatur di wilayah terdampak tetap berjalan efektif.


Rapat kerja ini diharapkan dapat melahirkan langkah-langkah taktis sehingga proses pemulihan infrastruktur maupun sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Agam dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.( Syafrianto)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar