Agam.SumbarMaju.com — Kepedulian dan solidaritas Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Indonesia terus mengalir bagi para korban bencana alam di Kabupaten Agam.Kamis,1/1/2026.
Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPW AGPAII) Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi Guru PAI beserta keluarga yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan tersebut hingga awal Januari 2026 telah memasuki tahap ke-4. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan empati sesama guru dalam menghadapi ujian kemanusiaan yang menimpa rekan-rekan mereka di daerah terdampak.
Bantuan yang disalurkan bersumber dari donasi Guru PAI se-Indonesia yang dihimpun melalui struktur organisasi AGPAII, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW, DPD hingga DPC di seluruh Indonesia. Seluruh proses penggalangan dan penyaluran dilakukan secara terkoordinasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial organisasi.
Untuk Kabupaten Agam, total bantuan yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp100 juta, yang diberikan dalam bentuk uang tunai dan paket sembako. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar para Guru PAI dan warga yang terdampak bencana.
Ketua DPW AGPAII Sumatera Barat, Rimelfi, S.Pd.I., MM, M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan ini tidak hanya bermakna secara materi, tetapi juga sebagai penguat moril dan spiritual bagi para korban. Menurutnya, kepedulian dan solidaritas menjadi kunci utama agar para Guru PAI tetap kuat dan tabah dalam menghadapi musibah.
Rimelfi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPP, DPW, DPD, DPC, serta seluruh Guru PAI se-Indonesia yang telah berkontribusi.
Ia berharap setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat ganda.
DPW AGPAII Sumatera Barat berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penyaluran bantuan secara bertahap hingga kondisi para Guru PAI dan keluarga korban bencana di Kabupaten Agam benar-benar pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.( Yef )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar