Solok | SumbarMaju.com — Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menghambat penyelesaian sejumlah pekerjaan teknis Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Solok, khususnya perbaikan jaringan air bersih di wilayah Alahan Panjang.
Direktur PDAM Kabupaten Solok, Febri Fauza, menyampaikan bahwa kondisi cuaca menjadi faktor utama tertundanya pekerjaan di lapangan. Hujan lebat menyebabkan aktivitas perbaikan tidak dapat dilakukan secara maksimal demi menjaga keselamatan petugas.
“Cuaca menjadi penghalang. Hujan deras membuat pekerjaan di Alahan Panjang belum bisa diselesaikan,” ujar Febri Fauza, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, tantangan tersebut merupakan kondisi yang hampir setiap hari dihadapi jajaran PDAM Kabupaten Solok, terlebih di tengah padatnya pekerjaan penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah. Situasi ini menuntut kerja ekstra serta pembagian fokus antara pemulihan layanan air bersih dan penanganan kerusakan akibat bencana.
Selain faktor cuaca, PDAM Kabupaten Solok juga menghadapi kendala teknis di lapangan. Salah satu permasalahan utama adalah pipa jaringan lama yang tersumbat di bawah bongkahan beton, serta kondisi pipa yang sudah banyak mengalami keropos sehingga memperlambat proses renovasi.
“Kendala minggu kemarin selain hujan adalah pipa yang tersumbat di bawah bongkahan beton. Jaringan pipa lama juga sudah banyak yang keropos, sehingga terjadi keterlambatan renovasi,” jelas Febri Fauza.
Untuk mengatasi hal tersebut, PDAM Kabupaten Solok telah menyiapkan langkah lanjutan dengan melakukan penggantian jaringan pipa lama menggunakan pipa baru. Upaya ini direncanakan mulai dilaksanakan pada awal pekan agar distribusi air bersih dapat kembali normal secara bertahap.
Di sisi lain, keterbatasan anggaran operasional turut menjadi tantangan tersendiri. Terhentinya aliran air di beberapa titik berdampak langsung pada pemasukan perusahaan, sementara pembayaran pelanggan juga ikut tersendat karena layanan belum berjalan normal.
“Dengan biaya yang sangat minim, kami tetap berupaya maksimal. Ketika air tidak mengalir, pelanggan tentu kesulitan membayar, dan di sisi lain kami juga tidak mungkin melakukan penagihan,” ungkapnya.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, PDAM Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pekerjaan perbaikan akan dilanjutkan secepat mungkin setelah kondisi cuaca membaik.
PDAM Kabupaten Solok mengimbau masyarakat untuk bersabar dan memahami kondisi yang terjadi, serta berharap dukungan semua pihak agar layanan air bersih dapat segera pulih kembali. (Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar