BUKITTINGGI, sumbarmaju.com - Sebanyak 3.400 murid TK PAUD dan Raudhatul Athfal se Kota Bukittinggi, mengikuti tari massal sebagai tutup tahun ajaran 2025/2026 dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi diwakili .
Staf Ahli Sekdako Bukittinggi Emil Akhir, Selasa (10/2/2026) di lapangan Wirabraja 0304/Agam di Bukittinggi.
Wali Kota Bukittinggi diwakili Staf Ahli Wali Kota Bukittinggi, Emil Achir, menyebut kegiatan tersebut sebagai gambaran masa depan bangsa. Ini adalah potret emas generasi bangsa untuk masa depan, kata Emil Akhir dalam sambutan.
Menurut Emil, pengenalan tarian nusantara sejak usia dini merupakan bentuk nyata pendidikan karakter. Budaya, bukan sekadar warisan, melainkan fondasi pembentuk jati diri anak. Sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak adalah komitmen pemerintah, tegasnya.
Bunda PAUD Kota Bukittinggi, Yessi Ramlan, dalam sambutannya menekankan bahwa tari massal memiliki peran penting dalam tumbuh kembang motorik anak. Melalui budaya, kreativitas anak akan semakin berkembang, katanya.
Bunda PAUD Yessi juga mengajak para orang tua untuk bersinergi dengan guru di sekolah. Menurutnya, pendidikan anak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Anak adalah implementasi masa depan bangsa. Kolaborasi orang tua dan pendidik adalah kuncinya, tambahnya.
Tari massal murid TK PAUD dan RA Kota Bukittinggi, mengusung tema “Ayo Mengenal Tarian Nusantara, Melalui Tari Massal Anak TK/RA Menuju Bukittinggi Gemilang”, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan usia dini dapat dikemas ceria, kreatif, dan berakar kuat pada budaya bangsa.
Selesai pembukaan tari massal seluruh peserta murid, guru, anak dan Staf ahli serta Bunda PAUD dan undangan lainnya turut serta dalam barisan tari massal yang cukup meriah dan menanyenangkan.
Pada menit terakhir tari massal juga diikuti para orangtua yang langsung bergabung dengan peserta dilapangan Wirabraja Bukittinggi. (Yun.S)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar