79 Warga Binaan Rutan Padang Rekam NIK, Hadir Pastikan Hak Identitas Terpenuhi

79 Warga Binaan Rutan Padang Rekam NIK, Hadir Pastikan Hak Identitas Terpenuhi

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Padang — Komitmen menghadirkan negara hingga ke dalam lembaga pemasyarakatan kembali ditegaskan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang. Sebanyak 79 tahanan dan narapidana mengikuti perekaman data kependudukan dan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Senin (27/04/2026), sebagai langkah memastikan setiap warga binaan memiliki identitas resmi yang diakui negara.

Kegiatan yang digelar di Ruang Pelayanan Tahanan sejak pukul 09.00 WIB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait percepatan perekaman data kependudukan di lingkungan rutan dan lapas. Dalam pelaksanaannya, Rutan Padang berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang.


Petugas Disdukcapil melakukan perekaman biometrik secara langsung, mulai dari sidik jari hingga verifikasi data identitas. Proses ini tidak hanya memastikan keakuratan data, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi warga binaan untuk mendapatkan akses terhadap berbagai layanan publik.


Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis. “Kami ingin memastikan tidak ada warga binaan yang kehilangan hak dasarnya sebagai warga negara. Identitas kependudukan sangat penting, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Menurutnya, pemadanan NIK juga akan memperkuat integrasi data antarinstansi pemerintah, sehingga pelayanan ke depan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses berjalan tertib, aman, dan lancar dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku. Antusiasme warga binaan pun terlihat tinggi, mengingat pentingnya dokumen kependudukan sebagai syarat utama dalam berbagai urusan administrasi.


Melalui kegiatan ini, Rutan Padang tidak hanya menjalankan program administratif, tetapi juga memperkuat upaya pembinaan yang berorientasi pada pemulihan hak dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar