Dunia Pendidikan Kehilangan Guru Yang Berdedikasi Tinggi, DPD AGPAII Kabupaten Solok, Berduka Cita.

Dunia Pendidikan Kehilangan Guru Yang Berdedikasi Tinggi, DPD AGPAII Kabupaten Solok, Berduka Cita.

Redaksi

Solok. SumbarMaju.com - Dunia pendidikan kembali berduka. Kabar kepergian salah satu pendidik terbaik datang begitu tiba-tiba dan menyisakan luka mendalam bagi keluarga besar SMP Negeri 7 Gunung Talang.

Telah berpulang ke Rahmatullah, Septika Melfi Zona, S.Pd, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 7 Gunung Talang, pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 14.50 WIB di RS Aro Suka.


Kepergian almarhumah menghadirkan suasana haru yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sosoknya dikenal sebagai guru yang lembut dalam tutur, sabar dalam mendidik, serta tulus dalam membimbing peserta didik memahami nilai-nilai agama dan kehidupan.

Di ruang-ruang kelas yang pernah beliau isi, kini hanya tersisa kenangan. Di antara tawa siswa dan langkah kecil generasi yang pernah dibimbingnya, tersimpan jejak pengabdian yang tidak akan hilang oleh waktu.


Rumah duka yang beralamat di Sungai Jernih dipenuhi pelayat dari keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat sekitar. Tangis haru mengiringi setiap doa yang dipanjatkan, seakan tidak ingin melepaskan kepergian sosok yang begitu dekat di hati banyak orang.


Rekan-rekan guru mengenang almarhumah sebagai pribadi yang ringan tangan, rendah hati, dan selalu hadir dengan senyum meski dalam kesibukan tugas yang padat. Bagi para siswa, beliau bukan sekadar guru, tetapi sosok pembimbing yang menanamkan nilai akhlak dan keteladanan.

Ketua AGPAII Kabupaten Solok, Bukhari, MA, menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah.


“Atas nama Pengurus DPD AGPAII Kabupaten Solok dan seluruh rekan guru PAI se-Kabupaten Solok, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhumah yang telah lebih dahulu dijemput oleh Sang Khalik,” ungkapnya dengan penuh rasa haru.


Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan, khususnya keluarga besar guru PAI Kabupaten Solok, kehilangan sosok pendidik yang memiliki dedikasi tinggi, kepribadian yang baik, serta komitmen kuat dalam menjalankan tugas sebagai guru agama.


“Almarhumah dikenal sebagai sosok yang santun, bertanggung jawab, dan istiqamah dalam mendidik serta membimbing peserta didik menuju akhlak yang lebih baik. Ini adalah kehilangan besar bagi kita semua,” lanjutnya.


Doa terus dipanjatkan agar almarhumah diberikan husnul khatimah, diampuni segala khilaf dan dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menerima takdir Allah SWT.


Dunia pendidikan kehilangan satu cahaya pengabdian, namun jejak ketulusan seorang guru akan tetap hidup di hati para murid dan rekan sejawat yang pernah mengenalnya.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar