Kabupaten Solok. SumbarMaju. Com — Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Solok, Muhammad Joni, menegaskan pentingnya menjaga dan merawat adat serta budaya sebagai identitas daerah yang tidak boleh luntur oleh perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan Festival Kuliner dan Pawai Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Solok yang berlangsung meriah, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kontingen dari 74 nagari yang menampilkan ragam budaya, kesenian, serta kuliner khas Minangkabau.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan serta menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Ia menilai, pelestarian adat harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.
“Adat dan budaya adalah jati diri kita sebagai masyarakat. Pelestarian harus dilakukan bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, agar tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Antusiasme peserta pawai dan pengunjung dinilai menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap budaya daerah masih sangat kuat.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Berbagai kuliner tradisional yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai upaya memperkuat nilai-nilai budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar