Saniangbaka, SumbarMaju.com – Antri Sopen berhasil mencatatkan skor sempurna dalam ujian tertulis bakal calon Wali Nagari Pengganti Antar Waktu (PAW) Nagari Saniangbaka yang digelar di Aula Kantor Wali Nagari Saniangbaka, Jumat (29/5/2026).
Dalam ujian yang diikuti lima bakal calon tersebut, Antri Sopen meraih nilai 100 dan menjadi peserta dengan perolehan nilai tertinggi. Hasil tersebut membuatnya unggul atas empat kandidat lainnya yang turut mengikuti tahapan seleksi.
Pelaksanaan ujian tertulis merupakan salah satu tahapan penting dalam proses Pemilihan Wali Nagari PAW Saniangbaka.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) Nagari Saniangbaka bekerja sama dengan STPDN Bukittinggi.
Ketua P2WN Nagari Saniangbaka, Atrizon, S.Pd, mengatakan seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Panitia berkomitmen menjaga transparansi dan objektivitas dalam setiap proses yang dijalankan.
"Semua tahapan sudah melalui mekanisme, regulasi, dan peraturan daerah yang berlaku. Tidak ada permainan dalam proses ini. Kami berharap masyarakat tidak memiliki pemikiran yang bertentangan dengan aturan yang telah ditetapkan," ujar Atrizon.
Menurutnya, keterlibatan STPDN Bukittinggi dalam pelaksanaan ujian tertulis menjadi bagian dari upaya panitia untuk menghadirkan proses seleksi yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Meski Antri Sopen berhasil meraih nilai tertinggi, hasil ujian tertulis belum menjadi penentu akhir dalam proses pemilihan Wali Nagari PAW. Tahapan berikutnya masih akan menentukan siapa kandidat yang akan memperoleh dukungan terbanyak dari para pemilih.
Selain Antri Sopen, beberapa nama lain yang mengikuti seleksi juga menunjukkan hasil yang cukup baik. Selisih nilai yang tidak terlalu jauh membuat persaingan masih terbuka dan menarik untuk diikuti.
Perhatian masyarakat kini mulai tertuju kepada kandidat-kandidat yang diperkirakan akan melaju ke tahapan berikutnya. Masing-masing calon memiliki latar belakang, pengalaman, serta basis dukungan yang berbeda di tengah masyarakat.
Panitia berharap seluruh peserta dan pendukung dapat menjaga suasana yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Semangat demokrasi, kebersamaan, dan persatuan masyarakat diharapkan tetap menjadi prioritas utama.
Pemilihan Wali Nagari PAW sendiri dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan hingga berakhirnya masa jabatan yang sedang berjalan. Karena itu, sosok yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan nagari secara efektif dan membawa kemajuan bagi masyarakat.
Dengan telah selesainya tahapan ujian tertulis, proses Pemilihan Wali Nagari PAW Saniangbaka kini memasuki babak yang semakin menarik.
Masyarakat menanti siapa figur yang akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Nagari Saniangbaka ke depan.
(yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar