Saniang Baka,Solok.SumbarMaju.com — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Saniang Baka berlangsung khidmat dan dipadati jamaah dari berbagai kalangan masyarakat, Rabu (27/5/2026).
Sebelum pelaksanaan shalat dimulai, panitia Idul Adha terlebih dahulu menyampaikan berbagai laporan kegiatan kepada jamaah. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengajak masyarakat untuk terus berinfak dan bersedekah demi mendukung pembangunan masjid serta pengembangan MTsM di Nagari Saniang Baka.
Panitia turut menyerahkan bantuan kepada sebanyak 44 anak yatim yang ada di lingkungan masyarakat sekitar. Masing-masing anak yatim menerima bantuan sebesar Rp800 ribu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian sosial pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Suasana haru dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti prosesi penyerahan bantuan tersebut. Masyarakat memberikan apresiasi atas kepedulian panitia dan para donatur yang telah berbagi rezeki kepada anak-anak yatim.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat mulai memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha. Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti pelaksanaan shalat hari besar umat Islam tersebut.
Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha yakni Busri Yusmanto, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Zendrianto.
Dalam khutbahnya, Zendrianto, S.PdI menyampaikan pesan tentang pentingnya keikhlasan, pengorbanan, serta semangat berbagi kepada sesama sebagai implementasi nilai-nilai Hari Raya Idul Adha dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Kautsar ayat 1–2 yang berbunyi, “Inna a’thainakal kautsar, fashalli lirabbika wanhar” yang artinya, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
Menurutnya, ayat tersebut mengandung makna bahwa setiap nikmat yang diberikan Allah SWT hendaknya disyukuri melalui ibadah, pengabdian, serta kepedulian kepada sesama. Ibadah kurban menjadi salah satu bentuk rasa syukur dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa shalat merupakan tanda orang yang taat beribadah kepada Allah SWT. Shalat juga menjadi tiang agama yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran serta keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Khatib juga menambahkan bahwa saat ini masyarakat tengah menghadapi krisis moral, terutama di kalangan generasi muda dan remaja.
Menurutnya, berbagai tindakan yang melanggar hukum, agama, dan adat istiadat mulai banyak terjadi sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Ankabut ayat 45, “Innash shalata tanhaa ‘anil fahsyaa’i wal munkar” yang artinya, “Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
Menurutnya, nilai-nilai shalat harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar generasi muda terhindar dari perilaku negatif.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT serta penguatan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, momentum Idul Adha juga diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat rasa persaudaraan antar masyarakat di Nagari Saniang Baka.
Usai pelaksanaan shalat, masyarakat tampak saling bersalaman dan bersilaturahmi dalam suasana penuh keakraban. Tradisi kebersamaan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Hari Raya Idul Adha di tengah masyarakat.
Panitia pelaksana juga telah menyiapkan rangkaian penyembelihan hewan kurban yang akan dilaksanakan usai shalat Idul Adha. Hewan kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi.
Masyarakat juga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan lancar. Kehadiran jamaah dari berbagai usia menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.
Dengan penuh rasa syukur, masyarakat berharap Hari Raya Idul Adha 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.
(Yef)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar