Datang dari Rantau, Bundo Kanduang Jakarta Salurkan Bantuan di Saniang Baka

Datang dari Rantau, Bundo Kanduang Jakarta Salurkan Bantuan di Saniang Baka

Redaksi

Kabupaten Solok, Saniang Baka.SumbarMaju.com — Kepedulian perantau Minangkabau terhadap kampung halaman kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. 

Rombongan Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta datang dari rantau menuju ranah bundo untuk mengunjungi daerah terdampak bencana sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan, Selasa (12/5/2026).

Kunjungan tersebut dipusatkan di Nagari Saniang Baka, salah satu wilayah di Kabupaten Solok yang terdampak banjir dan galodo pada akhir tahun 2025 lalu. Kehadiran para perantau menjadi bukti bahwa dunsanak di kampung halaman tidak sendiri menghadapi cobaan.

Rombongan disambut hangat oleh Bundo Kanduang Kabupaten Solok, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan antara ranah dan rantau tersebut.


Dalam kegiatan itu, laporan panitia disampaikan oleh Dra. Ferawati, M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian para perantau yang datang langsung melihat kondisi masyarakat pascabencana.


Sementara itu, sambutan rombongan disampaikan Ketua Biro Bundo Kanduang DPW IKM DKI Jakarta, Hj. Suryati, M.Pd. Ia mengatakan bantuan yang dibawa merupakan bentuk kepedulian perantau Minangkabau terhadap masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana.


Menurutnya, hubungan ranah dan rantau harus terus dijaga dalam situasi apa pun. Kehadiran Bundo Kanduang dari Jakarta bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga membawa semangat kebersamaan agar warga tetap kuat menjalani proses pemulihan.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, kain sarung, serta mushaf Al-Qur’an. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sehari-hari.


Salah seorang tokoh Bundo Kanduang Kabupaten Solok yang juga menjabat Ketua BPN Nagari Saniang Baka menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga. Menurutnya, perhatian para perantau menjadi penyemangat besar bagi masyarakat nagari.


Warga yang hadir juga menyampaikan rasa haru dan bangga atas kedatangan para bundo-bundo dari rantau yang rela menempuh perjalanan jauh demi bertemu langsung dengan masyarakat di kampung halaman.


Solidaritas ranah dan rantau kembali membuktikan bahwa persaudaraan Minangkabau akan selalu hadir dalam suka maupun duka. (Rivasto/Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar