Sumbarmaju. Com, Talang, Kab. Solok - Kabupaten Solok kembali diramaikan dengan semangat seni, budaya, dan kreativitas generasi muda melalui gelaran Festival Ekraf Rang Minang Mudo Bagaya 2026 yang berlangsung di Istana Crown Coffee Kolam Renang Nagari Talang, Kabupaten Solok, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan yang digagas oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Agus Syahdeman ini menghadirkan berbagai perlombaan bergengsi, di antaranya Lomba Tari Minang Kreasi tingkat SLTA se-Solok Raya serta Lomba Senam Kreasi kategori umum se-Sumatera Barat yang berlangsung selama dua hari, 8 hingga 9 Mei 2026.
Ratusan peserta tampak antusias menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam balutan seni budaya Minangkabau yang dikemas secara modern dan kreatif. Suasana meriah semakin terasa dengan dukungan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Dalam sambutannya, Agus Syahdeman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya Festival Seni dan Lomba Senam Minang Kreasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangkitkan semangat generasi muda untuk terus berkarya dan mencintai budaya daerah.
“Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk melahirkan kreativitas anak muda Minangkabau agar tetap bangga terhadap budaya sendiri di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Marcos Sophan menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai festival seni dan olahraga kreasi seperti ini mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu memperkenalkan potensi budaya daerah sekaligus menjadi hiburan yang edukatif bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan Festival Ekraf Rang Minang Mudo Bagaya 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Wahendra. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya festival yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas generasi muda Sumatera Barat.
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat identitas budaya Minangkabau serta mendorong lahirnya talenta-talenta kreatif dari Solok Raya dan Sumatera Barat. (A.R)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar