KUBUNG. SumbarMaju.com – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan Galeri Khatam Qur’an yang dilaksanakan di Mushalla Al-Kiramah, Taman Asri Tahap III, Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini menjadi momen istimewa sebagai ungkapan syukur atas selesainya para santri dan santriwati dalam mengkhatamkan Al-Qur’an.
Sejak pagi, masyarakat, orang tua santri, ustadz dan ustadzah, serta pengurus TPQ telah memadati lokasi acara.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema menambah kekhusyukan suasana, menghadirkan ketenangan sekaligus kebanggaan bagi seluruh hadirin yang menyaksikan tumbuhnya generasi Qur’ani di nagari tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni khatam semata, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan refleksi bersama tentang pentingnya pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak sebagai generasi penerus umat.
Banyak orang tua tampak tak kuasa menahan haru melihat anak-anak mereka mampu menyelesaikan bacaan Al-Qur’an hingga khatam.
Dalam kesempatan tersebut, Rizki IP mewakili Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kubung hadir memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta yang hadir. Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat dan menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pembinaan keagamaan di tingkat nagari.
Dalam sambutannya, Rizki IP menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam suksesnya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan khatam Al-Qur’an ini merupakan hasil kerja sama yang kuat antara orang tua, guru mengaji, dan lingkungan masyarakat.
“Terima kasih kepada orang tua, ustadz/ustadzah, pengurus TPQ dan seluruh pihak terkait atas partisipasi suksesnya acara ini,” ujarnya dengan penuh ketulusan.
Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan yang menyentuh kepada para santri dan santriwati agar tidak berhenti hanya pada momen khatam, melainkan menjadikannya sebagai awal perjalanan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Terkhusus kepada santri/wati, jangan pernah berhenti membaca, mempelajari, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” pesannya yang disambut haru oleh para hadirin.
Beliau juga menekankan bahwa tantangan zaman ke depan semakin berat, sehingga anak-anak perlu dibekali dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di luar sana.
Suasana semakin mengharukan ketika para santri satu per satu menampilkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an dan doa-doa pendek. Beberapa orang tua terlihat meneteskan air mata bangga, menyadari bahwa perjuangan mendidik anak-anak mereka di jalan Al-Qur’an tidaklah sia-sia.
Acara Galeri Khatam Qur’an ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar para santri dan santriwati senantiasa istiqamah dalam membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan mereka.
Harapan besar pun tersemat agar lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan akhlak.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar