Kunjungan ke Sumbar, Menteri Pariwisata RI Apresiasi Gerak Cepat MDMC dalam Kebencanaan.

Kunjungan ke Sumbar, Menteri Pariwisata RI Apresiasi Gerak Cepat MDMC dalam Kebencanaan.

Redaksi

Agam. SumbarMaju. Com — Kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardana ke Sumatera Barat mendapat perhatian khusus terkait kesiapsiagaan penanganan bencana di daerah tersebut. Dalam agenda kunjungan yang berlangsung di beberapa kabupaten dan kota, pemerintah pusat memberikan apresiasi atas gerak cepat relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat,(Kamis, 30 April 2026).

Apresiasi tersebut disampaikan seiring dengan keterlibatan aktif MDMC Sumatera Barat yang menurunkan armada Mobil Rescue untuk mendukung kegiatan lapangan rombongan Menteri Pariwisata RI di sejumlah titik kunjungan, yakni Kabupaten Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, dan Padang Panjang.


Kehadiran Mobil Rescue MDMC Sumbar menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran mobilitas dan kesiapsiagaan selama agenda kunjungan berlangsung. Kendaraan tersebut juga menjadi bagian dari sistem dukungan kemanusiaan yang selama ini dikembangkan MDMC dalam merespon situasi darurat dan kebencanaan di Sumatera Barat.

Rombongan Menteri Pariwisata RI juga melakukan kunjungan ke kawasan Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Wilayah ini dikenal memiliki nilai sejarah dan potensi wisata budaya yang kuat, sekaligus menjadi salah satu daerah yang perlu perhatian dalam aspek mitigasi bencana.


Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Dewan Pakar MDMC Sumatera Barat yang juga anggota DPD RI, Irman Gusman, serta Wakil Bupati Agam, M. Iqbal. 


Kehadiran para tokoh ini memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga kemanusiaan dalam membangun sistem penanganan bencana yang lebih cepat dan terkoordinasi.


Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardana, menyampaikan apresiasi terhadap kesiapsiagaan MDMC Sumbar yang dinilai sigap dan terorganisir dalam mendukung berbagai agenda di lapangan. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting, terutama di daerah yang memiliki potensi wisata sekaligus risiko kebencanaan.


Ia menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus sejalan dengan penguatan sistem keselamatan dan mitigasi bencana. Oleh karena itu, peran relawan dan lembaga seperti MDMC menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sektor tersebut.


Sementara itu, pihak MDMC Sumatera Barat menyampaikan bahwa kehadiran Mobil Rescue bukan hanya untuk mendukung kegiatan kunjungan pejabat negara, tetapi juga merupakan bagian dari kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi potensi bencana di berbagai wilayah.


MDMC menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas relawan, mempercepat respon lapangan, serta memperluas jaringan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat.


Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan tokoh daerah dalam membangun Sumatera Barat yang lebih tangguh, baik dari sisi pariwisata maupun kesiapsiagaan bencana.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar