Alahan Panjang.SumbarMaju.com — Pondok Pesantren terus melakukan pengembangan sarana dan prasarana guna menunjang aktivitas pendidikan dan pembinaan santri. Salah satu pembangunan yang kini tengah berlangsung adalah Wisma Syari’ah PP DR. M. Natsir yang dirancang sebagai fasilitas representatif bagi santri maupun tamu pesantren, Kamis (7/5/2026).
Bangunan berukuran 19 x 8 meter tersebut direncanakan berdiri dua lantai. Proses pengerjaan terus berjalan secara bertahap dengan dukungan masyarakat, tokoh setempat, serta para donatur yang ikut memberikan perhatian terhadap kemajuan pesantren.
Insya Allah, pada Sabtu, 9 Mei 2026 pembangunan akan memasuki tahap pemasangan kudo-kudo sebagai rangka utama atap bangunan. Tahapan ini menjadi salah satu progres penting dalam proses pembangunan wisma tersebut.
Ketua PDM Kabupaten Solok, Darman BA, menyampaikan bahwa pembangunan Wisma Syari’ah PP DR. M. Natsir merupakan bagian dari upaya memperkuat fasilitas pendidikan dan dakwah Muhammadiyah di kawasan Alahan Panjang.
Menurutnya, keberadaan wisma tersebut nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan pesantren, baik pembinaan santri, kegiatan keagamaan, maupun pelayanan terhadap tamu dan masyarakat yang datang berkunjung.
Ia juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat dan para donatur yang ikut membantu proses pembangunan. Dukungan tersebut dinilai menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan sarana pendidikan Islam yang representatif dan bermanfaat bagi umat.
Semangat gotong royong tampak mewarnai proses pembangunan. Warga sekitar ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pondok pesantren di daerah tersebut.
Selain menjadi fasilitas penunjang, wisma ini juga diharapkan menjadi simbol kemajuan dan keseriusan pesantren dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik, nyaman, dan berkelanjutan.
“Semoga pembangunan Wisma Syari’ah PP DR. M. Natsir diberikan kemudahan, keselamatan, dan keberkahan oleh Allah SWT, serta dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan dakwah,” ujar Buya Darman.( Yef)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar