Sumbarmaju.com_Babinsa Koramil 10/Matur, Sertu Wendrianto, menghadiri kegiatan Panen Budi Daya Padi dengan metode Sistem Pokok Murah (SPM)/Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) yang dilaksanakan di Jorong Sidang Tangah, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Ir. Aniwirman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Prasetyo, Kepala Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat Abdul Majid Igram, Camat Matur Efendi Idris, S.Sos., M.M., Wali Nagari Matur Mudiak Akmal Hamid, Bhabinkamtibmas Matur Brigadir Ray Putra, Kelompok Tani Tuanku Tigo Sajarangan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas padi. Menurutnya, keberhasilan panen yang dicapai merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang diserahkan hari ini diharapkan dapat meringankan pekerjaan petani, meningkatkan efisiensi usaha tani, serta mendorong produktivitas pertanian yang lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Ir. Aniwirman menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian melalui berbagai program, termasuk penyaluran bantuan Alsintan kepada kelompok tani.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mempercepat proses pengolahan lahan dan panen, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan panen padi dan pemotongan padi secara simbolis bersama para tamu undangan. Selanjutnya dilakukan penyerahan bantuan Alsintan secara simbolis kepada kelompok tani yang terdiri dari dua unit mesin perontok gabah, tiga unit traktor sawah, dan dua unit mesin pembuat petak sawah.
Kegiatan panen padi dengan metode SPM/MTOT tersebut menunjukkan hasil yang positif sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Agam. Selain itu, bantuan Alsintan yang diberikan diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan, mempercepat proses panen, serta menekan biaya produksi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendukung keberlanjutan program pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Matur.(Syafrianto)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar