Sumbarmaju. Com, Solok Selatan – Komitmen membangun generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing terus diperkuat Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, SH., MH., di SMAN 3 Solok Selatan, Senin (15/6/2026).
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kasi Bimas Islam H. Syaiful Anwar, S.Sos.I., Kepala SMAN 3 Solok Selatan Chen Chen Putri Ayu, S.Pd., M.Si., serta para guru dan siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Dalam arahannya, Fitriyoni menegaskan bahwa BRUS merupakan langkah nyata Kementerian Agama dalam membentengi generasi muda dari risiko pernikahan usia anak sekaligus membekali mereka dengan wawasan untuk merencanakan masa depan yang lebih baik.
"BRUS hadir untuk membantu remaja memahami pentingnya pendidikan, kesehatan, serta kesiapan mental, emosional, dan finansial sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Kita ingin anak-anak kita fokus menggapai cita-cita dan meraih masa depan gemilang," ujarnya.
Ia menjelaskan, BRUS merupakan bagian dari Program BERANI (Bimbingan, Edukasi, Responsif, Anti Nikah Dini) yang digagas Kementerian Agama sebagai upaya preventif menekan angka perkawinan anak dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Solok Selatan, Chen Chen Putri Ayu, S.Pd., M.Si., menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, BRUS menjadi ruang edukasi yang sangat penting bagi para siswa untuk memahami tantangan kehidupan remaja dan pentingnya merancang masa depan sejak dini.
"Program ini sangat positif karena memberikan bekal pengetahuan dan motivasi kepada siswa agar lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan diri. Kami berharap para peserta dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang sukses," ungkapnya.
Kegiatan BRUS berlangsung interaktif dengan berbagai materi yang mengajak siswa memahami pentingnya perencanaan hidup, penguatan karakter, serta kesiapan membangun keluarga yang berkualitas di masa depan.
Melalui program ini, Kementerian Agama berharap lahir generasi muda Solok Selatan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam mengambil keputusan, sehingga mampu mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi diri, keluarga, dan bangsa. (A.R)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar