Lokakarya Deep Learning Dibuka Kakan Kemenag, MTsN 1 Solsel Siap Cetak Generasi Unggul

Lokakarya Deep Learning Dibuka Kakan Kemenag, MTsN 1 Solsel Siap Cetak Generasi Unggul

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Alahan Panjang, kab. Solok – Semangat perubahan dan inovasi pendidikan mewarnai pelaksanaan Lokakarya Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan MTsN 1 Solok Selatan di Cafe Zila, Alahan Panjang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan bertema "Hadir Sepenuh Hati, Mengajar dengan Kurikulum, Mendidik dengan Cinta" itu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, didampingi Kasi Pendidikan Islam, Putra Alizar.

Dalam arahannya, Fitriyoni memberikan apresiasi khusus kepada MTsN 1 Solok Selatan yang dinilainya berani menghadirkan kegiatan peningkatan kompetensi guru di luar daerah. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan semangat maju dan komitmen kuat dalam membangun kualitas pendidikan madrasah.


"Ini menjadi terobosan yang patut diapresiasi. MTsN 1 Solok Selatan telah menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan bisa menjadi role model bagi madrasah lainnya di Solok Selatan," ujar Fitriyoni.

Tak hanya memberikan apresiasi, Kakan Kemenag Solsel juga mengingatkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh guru dan pegawai untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan bebas dari sikap iri, dengki maupun kebiasaan yang dapat merusak kebersamaan.


"Kurikulum berbasis cinta bukan hanya untuk siswa, tetapi harus dimulai dari diri kita sendiri. Jadikan madrasah sebagai rumah yang penuh keteladanan, kepedulian, dan kasih sayang," tegasnya.


Momen yang paling menyita perhatian peserta adalah ketika Fitriyoni secara terbuka menantang MTsN 1 Solok Selatan untuk melahirkan siswa berprestasi hingga tingkat Provinsi pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tahun depan.


Tantangan tersebut disambut antusias oleh para guru dan tenaga kependidikan yang hadir. Harapan besar pun mengemuka agar MTsN 1 Solok Selatan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia.


Sementara itu, Kepala MTsN 1 Solok Selatan, Nusa Jaya, M.Pd, menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendekatan Deep Learning yang lebih mendalam, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.


Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan generasi bangsa. Karena itu, pembelajaran harus dilandasi cinta, keteladanan, dan kepedulian agar mampu melahirkan siswa yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.


Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi pendidikan di MTsN 1 Solok Selatan. Dengan mengusung semangat "Mengajar dengan Kurikulum, Mendidik dengan Cinta", madrasah ini optimistis mampu menjadi pelopor perubahan dan mencetak prestasi yang membanggakan di tingkat daerah maupun provinsi. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar