Singkarak, SumbarMaju.com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra secara resmi membuka kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Penyusunan Bahan Ajar berbasis Deep Learning serta Artificial Intelligence (AI) yang digelar MAN 2 Solok, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 2 Solok tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Juni 2026, dan diikuti seluruh majelis guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas serta profesionalisme tenaga pendidik menghadapi perkembangan pendidikan modern.
Dalam pembukaan kegiatan itu, H. Dedi Wandra hadir didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Lizi Virma Surianti, Kepala MAN 2 Solok Nasrul Hamsyah, Kepala Tata Usaha Amri, S.Pd.I., M.Pd, serta jajaran pengurus komite madrasah.
Dalam arahannya, Dedi Wandra menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat, sehingga para guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi digital.
Menurutnya, seorang guru tidak cukup hanya menyampaikan materi pembelajaran, namun harus mampu menjadi pendidik yang membangun karakter siswa melalui pendekatan yang lebih humanis dan penuh empati.
Ia menjelaskan, Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran dengan menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian serta penghargaan terhadap setiap potensi yang dimiliki siswa.
Selain itu, pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence juga dinilai penting untuk dipahami para guru sebagai sarana pendukung dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, kreatif serta sesuai perkembangan zaman.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Solok, Nasrul Hamsyah menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan komitmen madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21 yang terus berkembang.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi tentang implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, konsep Deep Learning, praktik penyusunan perangkat ajar inovatif, diskusi kelompok serta pendampingan pemanfaatan teknologi AI dalam proses belajar mengajar di kelas.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh guru MAN 2 Solok semakin siap menghadirkan pembelajaran berkualitas, inovatif, berpusat pada peserta didik serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah di masa depan. (Yef/NY)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar