Kabupaten Solok SumbarMaju.Com — Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta alam dan kepedulian terhadap lingkungan, siswa-siswi SMAN 1 Padang Panjang melaksanakan kegiatan hiking sekaligus bakti sosial di kawasan wisata Puncak Gagoan, Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, pada Minggu, 14/6/2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 8 kelas, didampingi 10 orang guru serta 1 orang Wakil Kesiswaan, sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas yang menggabungkan olahraga alam, edukasi lingkungan, dan penguatan karakter peserta didik.
Puncak Gagoan dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Solok dengan panorama perbukitan yang indah, udara sejuk, serta jalur hiking yang menantang namun tetap aman untuk kegiatan pelajar.
Sejak pagi hari, rombongan siswa dan guru pendamping mulai melakukan perjalanan menuju kawasan wisata tersebut. Dengan penuh semangat, para peserta menapaki jalur pendakian sambil menikmati keindahan alam yang masih asri di sepanjang perjalanan.
Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bakti sosial berupa pembersihan lingkungan. Para siswa secara gotong royong mengumpulkan sampah plastik, botol minuman, dan sampah non-organik yang berserakan di area puncak maupun jalur pendakian.
Kegiatan ini dilakukan di beberapa titik yang menjadi lokasi istirahat pengunjung, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian kawasan wisata alam.
Wakil Kesiswaan SMAN 1 Padang Panjang, Hendrison, S.Pd., M.Pd., melalui pesan WhatsApp kepada awak media menyampaikan bahwa kegiatan hiking ini merupakan bentuk edukasi pembelajaran berbasis alam bagi peserta didik.
“Tujuan pelaksanaan hiking ini merupakan bentuk edukasi belajar tentang alam. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat merasakan langsung bagaimana menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bersifat rekreasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter siswa agar lebih peduli lingkungan, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam tim.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar dari alam. Karena alam adalah laboratorium kehidupan yang nyata,” tambahnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah, sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan di setiap kawasan wisata agar keindahan alam tetap terpelihara untuk generasi mendatang.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar