Transformasi Besar MTsN 5 Lima Puluh Kota! Guru Dibekali Teknologi Digital untuk Cetak Generasi Religius Era Society 5.0

Transformasi Besar MTsN 5 Lima Puluh Kota! Guru Dibekali Teknologi Digital untuk Cetak Generasi Religius Era Society 5.0

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Lima Puluh Kota – MTsN 5 Lima Puluh Kota menunjukkan langkah nyata dalam menjawab tantangan pendidikan masa depan melalui penyelenggaraan Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung pada 23–24 Juni 2026 di Hotel Mangkuto Syariah, Payakumbuh.

Mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Berbasis Digital dalam Membangun Generasi Religius di Era Society 5.0”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi madrasah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.


Lokakarya dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Eri Iswandi, M.A, didampingi Pengawas Madrasah Hayatinismah, S.Ag. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya gerakan transformasi pembelajaran di lingkungan MTsN 5 Lima Puluh Kota.


Kepala MTsN 5 Lima Puluh Kota, Silvia Marlina, M.Pd, menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut guru untuk terus belajar dan berinovasi. Menurutnya, guru masa kini tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital secara kreatif untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, efektif, dan bermakna.


“Teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat pendidikan karakter, nilai-nilai keislaman, serta membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Dalam arahannya, H. Eri Iswandi, M.A menekankan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi dunia pendidikan. Ia mengingatkan bahwa peserta didik yang saat ini belajar di madrasah akan menjadi pemimpin bangsa pada masa mendatang, sehingga mereka harus dibekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan tetap berpegang teguh pada nilai agama.


“Madrasah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi bukan tujuan, tetapi sarana untuk melahirkan generasi religius, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.


Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan penguatan kompetensi dari narasumber Riza Asfa, M.Si, yang membahas berbagai strategi pembelajaran digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta inovasi pembelajaran abad ke-21. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan berbagi pengalaman dalam mengembangkan praktik pembelajaran berbasis teknologi di madrasah.


Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MTsN 5 Lima Puluh Kota untuk terus bergerak maju sebagai madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui transformasi pembelajaran berbasis digital, madrasah berharap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan cakap teknologi, tetapi juga religius, berakhlak mulia, serta siap menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar