Sumbarmaju. Com, Koto Baru, Kab. Solok – Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan melalui program revitalisasi sekolah. Hal itu terlihat saat Bupati Solok, Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, meninjau langsung progres revitalisasi SMPN 1 Kubung pada Rabu (29/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok, Elafki, S.Pd., MM, beserta jajaran, Kabag Pembangunan Afrianto, dan disambut Kepala SMPN 1 Kubung Yulida Nora bersama majelis guru serta tokoh masyarakat Nagari Selayo.
Kepala SMPN 1 Kubung, Yulida Nora, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan yang tengah berlangsung. Menurutnya, revitalisasi ini merupakan perubahan terbesar yang pernah dirasakan sekolah dan akan memberikan dampak positif bagi proses belajar mengajar.
"Selama ini inilah perubahan paling berdampak yang kami rasakan di SMPN 1 Kubung. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Ia menjelaskan, progres pembangunan telah mencapai 67 persen dengan nilai anggaran sekitar Rp3 miliar. Pekerjaan ditargetkan selesai pada Agustus 2026, sementara pengadaan mebel sekolah masih dalam tahap proses.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Solok, Elafki, melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok telah mengalokasikan lebih dari Rp50 miliar untuk program revitalisasi sekolah. Dalam dua tahun terakhir, sebanyak 26 SMP telah direvitalisasi, dan saat ini program serupa juga dilaksanakan pada jenjang TK, SD, hingga SMP di berbagai wilayah Kabupaten Solok.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung program prioritas nasional.
"Revitalisasi ini sangat penting. Target Presiden tahun ini adalah 72.000 sekolah direvitalisasi di seluruh Indonesia," kata Bupati.
Ia berharap semakin banyak sekolah di Kabupaten Solok yang mendapatkan program revitalisasi pada tahun-tahun mendatang. Karena itu, pemerintah daerah diminta terus menyiapkan data dan usulan agar peluang memperoleh bantuan dari pemerintah pusat semakin besar.
Bupati juga mengingatkan seluruh pihak agar pembangunan terus diawasi sehingga dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik. Dengan demikian, fasilitas pendidikan yang lebih nyaman, aman, dan representatif dapat segera dimanfaatkan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik di Kabupaten Solok. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar