Sumbarmaju. Com, Solok Selatan — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh harapan bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan. Sebanyak 19 warga binaan menerima remisi pada Senin (17/8/2026).
Penyerahan remisi berlangsung usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati Solok Selatan Ir. H. Yulian Efi, M.M., menyerahkan langsung remisi kepada warga binaan, didampingi Kepala Rutan Muara Labuh Yudi Hari Yanto, S.Sos., M.M.
Bagi para penerima, remisi tersebut bukan sekadar pengurangan masa pidana. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan atas proses pembinaan dan perilaku baik yang telah ditunjukkan selama menjalani masa pidana.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menyampaikan ucapan selamat kepada 19 warga binaan yang memperoleh remisi. Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh.
“Selamat kepada warga binaan yang menerima remisi. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus berbuat baik, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah keluarga serta masyarakat,” ujar Khairunas.
Menurut Khairunas, semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di luar lembaga pemasyarakatan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk menata kembali kehidupan mereka.
Ia berharap setelah menjalani masa pembinaan, para warga binaan mampu kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan.
Sementara itu, Kepala Rutan Muara Labuh Yudi Hari Yanto, S.Sos., M.M., mengatakan pemberian remisi merupakan bagian dari proses pembinaan sekaligus bentuk apresiasi terhadap warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
“Remisi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus mengikuti pembinaan dengan baik. Harapannya, mereka dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” kata Yudi.
Menurutnya, Rutan Muara Labuh akan terus mendorong pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku. Warga binaan diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri serta mempersiapkan kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Rutan Muara Labuh akhirnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Bagi 19 warga binaan penerima remisi, 17 Agustus menjadi momentum untuk menatap masa depan dengan harapan baru.
Dari balik jeruji, semangat kemerdekaan tetap menyala. Remisi menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, memperbaiki kesalahan, dan membuka lembaran kehidupan yang lebih baik. (A.R)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar