Danramil 01/Bukittinggi Hadiri Peresmian Masjid Ahmad Karim SMK Negeri 1 Bukittinggi

Danramil 01/Bukittinggi Hadiri Peresmian Masjid Ahmad Karim SMK Negeri 1 Bukittinggi

Redaksi

Bukittinggi,Sumbarmaju.com_Danramil 01/Bukittinggi Mayor Inf. Karyanto mewakili Dandim 0304/Agam menghadiri peresmian Masjid Ahmad Karim SMK Negeri 1 Bukittinggi yang berlokasi di Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Jumat (14/8/2026).

Peresmian masjid tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dr. Habibul Fuadi, S.Pd., M.Si., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumatera Barat Willia Zuwerni, S.Pd., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Dr. Ariswan, S.Ag., M.Pd., serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Hadir pula Kabag Kesra Kota Bukittinggi Syukri Naldi, S.Kom., M.M., yang mewakili Wali Kota Bukittinggi, Kapolsekta Bukittinggi Kompol Mazwanda, S.H., yang mewakili Kapolresta Bukittinggi, Kepala SMK Negeri 1 Bukittinggi Gustian Budiarto, M.Pd., Ketua Panitia Zetriadi Goeci, majelis guru, para pensiunan guru, alumni dari berbagai angkatan, siswa-siswi, serta tamu undangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyambutan melalui Tari Pasambahan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, laporan ketua panitia, serta sambutan Gubernur Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Barat menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peresmian Masjid Ahmad Karim. Menurutnya, keberadaan masjid di lingkungan sekolah tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiah dan silaturahmi antara alumni, tenaga pendidik, siswa-siswi, serta seluruh keluarga besar SMK Negeri 1 Bukittinggi.

Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan dan kepedulian dalam membangun daerah. Semangat tersebut, katanya, merupakan bagian dari karakter masyarakat Minangkabau yang telah terbukti dalam perjalanan sejarah Sumatera Barat, termasuk ketika daerah ini pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.


Gubernur juga mengharapkan pihak sekolah terus menjaga hubungan baik dengan para alumni sehingga dapat bersama-sama memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda.


Peresmian Masjid Ahmad Karim kemudian dilaksanakan secara seremonial. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar SMK Negeri 1 Bukittinggi sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah, sekolah, alumni, tenaga pendidik, siswa, orang tua, komite sekolah dan masyarakat.


Masjid Ahmad Karim mulai dibangun setelah peletakan batu pertama pada 31 Agustus 2021. Pembangunan diawali dengan dukungan hibah dari Pemerintah Kota Bukittinggi yang digunakan untuk pembangunan pondasi, kemudian dilanjutkan secara bertahap melalui kolaborasi berbagai pihak.


Bangunan masjid dirancang berukuran sekitar 25 x 24 meter dengan konsep ruang utama tanpa tiang di tengah dan mampu menampung hingga sekitar 1.500 jamaah.


Nama Masjid Ahmad Karim diambil dari nama seorang alumni STM Negeri Bukittinggi yang tergabung dalam KAPPI (Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia) pada gerakan Angkatan 1966. Ahmad Karim kemudian dikenal sebagai salah seorang Pahlawan Ampera setelah gugur tertembak di kawasan Kampung Cina, Bukittinggi.


Peresmian masjid tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi sarana ibadah di lingkungan SMK Negeri 1 Bukittinggi, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, kebersamaan, serta penguatan nilai keagamaan bagi para siswa dan seluruh keluarga besar sekolah.(Syafrianto) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar