KKMTs Kota Pariaman dan Padang Pariaman Lakukan Studi Konsultasi dan Koordinasi Madrasah Inklusi di MAN 11 Jakarta

KKMTs Kota Pariaman dan Padang Pariaman Lakukan Studi Konsultasi dan Koordinasi Madrasah Inklusi di MAN 11 Jakarta

Redaksi

JAKARTA, sumbarmaju.com - Sebanyak 10 orang Kelompok Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, melakukan Studi konsultasi dan koordinasi Madrasah Inklusi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 11 Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Rombongan Studi Konsultasi dan Koordinasi dengan MAN 11 Jakarta dipimpin Kakanmenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi, juga sebagai Plt Kakanmenag Padang Pariaman, mengucapkan terima kasih atas sambutan dan diterimanya dalam kunjungan yang penuh berkah dihari jumat ini. 


Sejak terbitnya PMA No. 90 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah, menyatakan madrasah wajib memberikan akses bagi peserta didik serta Kepdirien Pendis No. 758 Tahun 2022 tentang Pedoman teknis operasional kurikulum, sarana prasarana, tenaga pendidik khusus, dan manajemen layanan inklusi di lingkungan madrasah.

Setiap madrasah harus melaksanakan layanan pendidikan inklusi. Bagi kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman baru akan memulai program layanan inklusif, sehingga kami membutuhkan berbagai pemahaman,  pencerahan, penguatan dan keterampilan dalam melaksanakan program madrasah inklusi di daerah, kata Edy Oktafiandi.


Kepala MAN 11 Jakarta , diwakili Wakasarpras, Novita Reyno Purwaningsih bersama wakil kepala, selaku penanggung jawab program inklusi, kaur TU dipandu Indra Cahaya Firdaus Wakmad pengembangan mutu, diawal sambutan mengucapkan selamat datang atas kehadiran rombongan di kampus MAN 11 Jakarta 


Saat ini MAN 11 Jakarta memiliki program yang memang menjadi hastag Madrasah Inklusi, Brich, Adiwiyata, Digital, Tahfiz dan Riset. 


Madrasah inklusi di DKI  350 yang di SK kan, sedangkan yang melaksanakan program inklusi sekitar 50an madrasah, salah satunya MAN 11Jakarta sebagai sanggar inklusi Jakarta. 


Sanggar Inklusi di MAN 11 Jakarta dimulai tahun 1998, saat dimulai banyak tantangan karena berinteraksi dengan anak-anak yang normal. Makanya kesamaan visi misi madrasah dengan main side seluruh pemangku kepentingan yang ada di madrasah. Lama kelamaan ekosistim madrasah inklusif ini sudah terbentuk sendiri dan menjadi hal yang lumrah. 


Dalam pengembangan madrasah inklusi MAN 11 sudah melakukan kerjasama dengan UIN Syahid, SLB, Lembaga Pelatihan Inklusi. FPMI.


Hasil dari pendidikan inklusi pada MAM 11 Jakarta telah menghasilkan siswa yang berprestasi seperti Rizki juara catur O2SN tingkat DKI dan Kayla juara Hafiz Indonesia, kata Novita Rayno.


Rombongan MKKTS dari Padang Pariaman dan Kota Pariaman mengikuti Studi konsultasi dan koordinasi Madrasah, ketua DWP Ny. Elnida Edy, kepala MTsN kabupaten Padang Pariaman. Zamharil, Suhaimis, M.Fadil, Jusmayenti, Zulfayeni, Nuraini, Salvina, Tarmizi, Nurul Hidayati, dan Aprilius.


Selesai melakukan studi rombongan berkesempatan meninjau kontingen Jambore XII tahun 2026 di bumi perkemahan Cibubur. (Yun.S)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar