Seminar di SMAN 1 Solsel, Pelajar Diperkuat Hadapi Bahaya Narkoba dan Pergaulan Negatif

Seminar di SMAN 1 Solsel, Pelajar Diperkuat Hadapi Bahaya Narkoba dan Pergaulan Negatif

Redaksi

Solok Selatan — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, S.H., M.H., didampingi Kepala KUA Sungai Pagu Awdy Reza, S.Ag., memberikan sambutan sekaligus materi dalam Seminar Anti LGBT dan Narkoba yang digelar di Aula SMAN 1 Solok Selatan, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Reses dan Temu Konstituen Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., MM, Wakil Ketua Komisi X DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

Seminar diikuti oleh para pelajar dan unsur sekolah sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap bahaya narkoba serta pentingnya menjaga pergaulan.

Dalam sambutannya, Fitriyoni menyampaikan apresiasi kepada Drs. H. Nurfirmanwansyah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. 

Menurutnya, edukasi dan sosialisasi kepada pelajar menjadi langkah penting dalam melakukan pencegahan sejak dini terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.


“Terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Drs. H. Nurfirmanwansyah yang telah memfasilitasi seminar ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda agar mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, serta menjauhi narkoba,” ujar Fitriyoni.


Dalam materi yang disampaikannya, Fitriyoni membahas perspektif ajaran Islam mengenai LGBT serta pentingnya menjaga norma agama dan sosial. Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan Islam, hubungan seksual yang dibenarkan adalah melalui ikatan pernikahan antara laki-laki dan perempuan.


Fitriyoni juga mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan falsafah kehidupan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi etika, kesopanan dan tata pergaulan. Ia mengingatkan para pelajar untuk memahami konsep sumbang duo baleh, termasuk sumbang laku, sumbang kato, sumbang caliak dan sumbang pakai.


Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga membutuhkan perhatian bersama dari keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah.


Sementara itu, Drs. H. Nurfirmanwansyah, Apt., MM., menegaskan bahwa kegiatan seminar tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda Sumatera Barat. Ia berharap para pelajar dapat memperoleh pengetahuan yang cukup sehingga mampu membentengi diri dari narkoba, pergaulan bebas dan berbagai pengaruh negatif lainnya.


Ia juga mendorong sekolah untuk terus memperkuat pendidikan karakter serta membangun komunikasi yang baik dengan orang tua dan lingkungan masyarakat.


Dari jajaran Polres Solok Selatan, Aipda Indra Jaya, Kanit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Solok Selatan, turut memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai bahaya narkoba dan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.


Sementara itu, Kepala SMAN 1 Solok Selatan, Mairisna, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan seminar tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan edukasi kepada peserta didik.


Menurut Mairisna, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi sekolah karena memberikan tambahan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya menjaga diri, memilih pergaulan dan menjauhi narkoba.


“Kami berharap materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar