Bupati Agam Lepas Jalan Santai Sahabat Haji, Perkuat Kebersamaan dan Syiar Islam

Bupati Agam Lepas Jalan Santai Sahabat Haji, Perkuat Kebersamaan dan Syiar Islam

Redaksi

Sumbarmaju.com– Semangat kebersamaan dan rasa syukur mewarnai Gerak Jalan Santai Sahabat Haji Kabupaten Agam yang diikuti ratusan jemaah haji 2026. 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga mempererat tali persaudaraan sekaligus mendorong para jemaah menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kegiatan dalam rangka memperingati ulang tahun hari khidmat haji dan umrah ke-1 Kementerian Haji dan Umrah tingkat Kabupaten Agam tersebut, dilepas Bupati Agam, Benni Warlis, di BPSDM Pusdiklat Baso, Minggu (11/10).

Bupati Agam menyampaikan ucapan selamat atas HUT pertama Kementerian Haji dan Umrah.

Ia berharap kementerian tersebut terus berkembang dan menghadirkan pelayanan ibadah haji dan umrah yang semakin baik bagi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah perubahan dalam pelayanan haji mulai dirasakan jemaah, termasuk upaya menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji dan memperpendek masa antrean.

“Jemaah haji 2026 sudah merasakan pelayanan yang diberikan oleh kementerian yang secara khusus mengurus haji dan umrah. Kita berharap ke depan pelayanan ini semakin baik dan memberikan manfaat lebih besar bagi umat,” ujarnya.

Benni menegaskan, gerak jalan santai tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan juga momentum untuk menumbuhkan semangat persaudaraan, kebersamaan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Ia mengajak para jemaah haji untuk terus menjaga kesehatan setelah menunaikan ibadah haji, sekaligus mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para jemaah semakin menjadi teladan bagi masyarakat, memotivasi umat untuk menyemarakkan syiar Islam, serta meramaikan masjid dan musala,” katanya.

Bupati juga mengaitkan peran jemaah haji dengan misi Pemerintah Kabupaten Agam, yakni ‘Bangkik dari Surau’, yang mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak dan kehidupan sosial masyarakat melalui masjid dan surau.

Ia berharap para jemaah haji dapat menjadi penggerak di lingkungan masing-masing, baik dalam kegiatan keagamaan maupun dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.(Syafrianto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar