Sumbarmaju. Com, Talang, Kab. Solok - Upaya melestarikan kuliner tradisional sekaligus mengasah keterampilan peserta didik diwujudkan melalui kegiatan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP) kelas X di SMKN 1 Gunung Talang. Mengangkat tema makanan tradisional, para siswa mempraktikkan langsung pembuatan rendang khas Minangkabau dengan didampingi guru.
Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi siswa karena mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengolahan makanan tradisional yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau.
Mulai dari mempersiapkan bahan, meracik bumbu rempah, hingga proses memasak, siswa belajar memahami tahapan pembuatan rendang sekaligus mengembangkan keterampilan, kreativitas, kedisiplinan, dan kerja sama.
Kepala SMKN 1 Gunung Talang, Sri Lestari, S.Pt., M.M., menyampaikan kepada awak media, Rabu (21/10/2026), bahwa pembelajaran berbasis projek menjadi salah satu upaya menghadirkan proses belajar yang lebih nyata, aktif, dan bermakna bagi peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi praktis, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Selain itu, pengenalan makanan tradisional juga menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kekayaan kuliner daerah.
Rendang dipilih karena memiliki nilai budaya yang kuat dan dikenal sebagai salah satu kuliner khas Minangkabau yang telah mendunia. Dengan mempraktikkan pembuatannya secara langsung, siswa diharapkan tidak hanya mampu mengolah makanan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan kuliner daerah.
Pembelajaran berbasis projek ini sekaligus memperkuat semangat pendidikan vokasi yang menekankan keterampilan, kreativitas, dan pengalaman nyata. Dengan demikian, siswa SMKN 1 Gunung Talang diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri di bidang kuliner.
Melalui kegiatan sederhana yang sarat makna ini, SMKN 1 Gunung Talang membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk mengembangkan keterampilan dan menjaga warisan budaya bangsa. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar